TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menyambut bulan suci Ramadan 1432 H, PT Telkomsel menghadirkan program "Online" Masjid Raya (OMR). Program ini menghubungkan komunikasi di 99 masjid agung atau masjid raya di seluruh Indonesia.
Direktur Perencanaan dan Pengembangan Telkomsel, Herfini Haryono mengatakan, "Online" Masjid Raya menjadi program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mengelola alur informasi antar masjid melalui ranah digital.
Dengan kemampuan dan kepeloporan di bidang komunikasi dan pita lebar, diharapkan mampu menghidupkan dakwah Islami dalam bentuk media digital melalui masjid sebagai pusat jaringan kegiatan umat Islam.
"Telkomsel berusaha mendorong peningkatan pemahaman dan pengetahuan umat tentang informasi ke-Islaman. Konten informasi akan dikelola secara mandiri oleh jaringan masjid, karenanya informasi yang disajikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan jemaah setempat," kata Herfini saat peluncuran program "Online" Masjid Raya di Jakarta, Minggu (31/7/2011).
Pada tahap awal, jelasnya, masjid-masjid yang akan di-online-kan adalah masjid agung di Pulau Jawa. Kemudian menyusul masjid raya di wilayah Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.
Program ini juga akan melibatkan Majelis Taqlim Telkomsel (MTT) sebagai administrator sistem online dan Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (JPRMI) yang akan melakukan pemutakhiran konten informasi Islami.
Konten-konten yang akan dikelola diantaranya adalah, jadwal shalat, jadwal khatib jumat, kegiatan-kegiatan masjid dan informasi internal lain. Tata kelola pemutakhiran dan pengunggahan informasi internal dilakukan oleh pengurus dan remaja masjid setempat
Aplikasi ini juga bisa digunakan sebagai media database yang bisa difungsikan sebagai pendataan secara realtime mengenai jumlah anak yatim, kaum fakir miskin dan kalangan dhuafa di sekitar masjid sehingga memudahkan lembaga amil zakat untuk menyalurkan bantuan, karena datanya akurat. (*)


Belum ada komentar