Kabul (AFP/ANTARA) – Seorang tentara Afghanistan pada Kamis berbalik mengarahkan senjatanya kepada pasukan NATO, seperti diungkapkan Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) yang dipimpin Amerika Serikat.
“Kami mengonfirmasi bahwa seorang tentara ANA menembaki para anggota ISAF di provinsi Laghman. Mereka membalas tembakan itu dan berhasil menewaskan sang penyerang,” ujar seorang juru bicara ISAF kepada AFP.
Tidak ada tentara ISAF yang tewas dalam serangan di bagian provinsi timur tersebut, namun sejalan dengan kebijakan yang berlaku ia tidak mengonfirmasi apakah ada yang terluka akibat serangan itu.
Peristiwa penembakan itu merupakan serangan terbaru dalam meningkatnya jumlah insiden di mana para tentara Afghanistan berbalik mengarahkan senjata mereka kepada pasukan NATO, yang membantu perjuangan Kabul melawan pemberontakan Taliban.
Dua hari yang lalu, seorang prajurit Amerika tewas di daerah timur ketika dua orang berseragam tentara Afghanistan melepaskan tembakan ke arah sekutu mereka.
Seorang petugas pertahanan AS mengatakan bahwa dua orang yang diduga sebagai tersangka penembakan saat ini berada di tahanan, dan penyelidikan sedang berlangsung untuk memastikan apakah mereka adalah para pejuang Taliban yang menyusup.
Kematian itu menambahkan jumlah korban serangan tentara Afghanistan kepada NATO menjadi sekitar 30 orang, menurut hitungan AFP.
Sejumlah serangan telah diklaim oleh Taliban, yang mengatakan bahwa mereka telah menyusup ke dalam barisan tentara, namun banyak diantaranya yang dikaitkan dengan perbedaan budaya dan antagonisme antara pasukan lokal dengan pasukan sekutu yang dipimpin AS tersebut. (ai/pt)

