Tbilisi (AFP/ANTARA) - Seorang tentara asal Georgia yang mengalami cedera pada Januari ketika bertugas untuk pasukan pimpinan NATO di Afghanistan meninggal di rumah sakit militer, kata kementerian pertahanan dalam sebuah pernyataan pada Selasa.
Kematian kopral Givi Pantsulaia menjadi kematian ke-17 tentara asal Georgia di Afghanistan.
Dia terluka oleh ledakan mortir dan dipindahkan ke sebuah rumah sakit militer di kota Gori Georgia timur setelah perawatan di sebuah rumah sakit militer milik Amerika Serikat di Jerman.
Georgia adalah sekutu setia Amerika Serikat dengan ambisi untuk bergabung dengan NATO dan saat ini memiliki 800 tentara yang bertugas di Afghanistan.
Parlemen Georgia memberikan suara pada Desember 2011 untuk mengirim batalion lain ke Afghanistan, yang diperkirakan hampir dua kali lipat lebih banyak dari kontingen negara itu.
Aspirasi NATO, Tbilisi membuat marah Rusia, yang terlibat dalam perang singkat dengan Georgia pada 2008. (yg/ik)


Yahoo! OMG