Tentara Suriah Kuasai Ibukota Damaskus

REPUBLIKA.CO.ID, ALEPPO -- Pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad, Ahad (29/7), mengumumkan kemenangan dalam pertempuran sengit dalam memperebutkan Ibu Kota Damaskus. Pasukannya menggempur gerilyawan guna menguasai beberapa bagian Aleppo yang merupakan kota terbesar di negeri itu.

Pasukan Bashar telah berjuang lebih dari sebelumnya guna mempertahankan kekuasaan di negeri tersebut. Mereka melakukan serangan selama dua pekan belakangan setelah sekelompok besar gerilyawan memasuki dua kota terbesar di negeri itu. Satu ledakan menewaskan empat pejabat senior keamanan.

Pasukan pemerintah telah berhasil menguasai kembali ibu kota Suriah setelah menggempur gerilyawan. Tapi, petempur oposisi masih menguasai beberapa bagian Aleppo.

"Hari ini saya memberi tahu anda Suriah lebih kuat ... dalam waktu kurang dari satu pekan, mereka dikalahkan (di Damaskus) dan serangan digagalkan," kata Menteri Luar Negeri Suriah, Walid al-Moualem, dalam kunjungan ke Iran.

"Jadi mereka bergerak ke Aleppo dan saya memastikan anda rencana mereka akan gagal," kata al-Moualem sebagaimana dikutip Reuters.


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.