TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gardu Induk PLN Cawang yang menghubungkan Jawa-Bali terbakar sekitar pukul 22.00 WIB, Rabu (16/1/2013). Ketinggian api mencapai lebih dari lima meter akibat terbakar dan meledaknya salah satu dari enam travo.
Laporan warga kepada Tribunnews.com di lokasi, sempat terdengar dua kali suara ledakan yang keras terdengar. "Meledaknya dua kali, keras terdengar sampai sini," ujar salah satu warga yang enggan menyebut namanya.
Pantauan Tribunnews.com, sekitar tujuh mobil pemadam kebakaran langsung dikerahkan untuk memadamkan api yang berkobar cukup tinggi.
Akibat kebakaran ini, lalu lintas di Jalan Cililitan Besar ditutup. yang dibuka hanya lajur busway.
Manager Senior Komunikasi PLN Bambang Dwiyanto kepada Tribunnews.com menjelaskan, yang terbakar adalah salah travo di Gardu Induk Cawang. "Saat ini kami sedang melakukan pemulihan. Penyebabnya sedang kami selidiki," jelasnya.
Akibat kebarakan ini, Jakarta mengalami kekurangan pasokan listrik sebesar 500 MW. Sehingga kawasan Jakarta Timur dan Jakarta Selatan mengalami mati listrik.
Dijelaskan Bambang, PLN saat ini tengah melakukan pemulihan dengan melakukan manuver pasokan dari Gardu Tanjung Priok, Gandul dan Depok.



Yahoo! OMG