Tiga Orang Tewas Dalam Serangan Terkoordinasi di Thailand Selatan

Narathiwat (AFP/ANTARA) - Setidaknya dua warga sipil dan seorang prajurit tewas setelah sejumlah gerilyawan melancarkan serangan simultan di satu desa dan satu pos militer di Thailand selatan yang bergolak, kata militer, Rabu.

Para gerilyawan, yang mengendarai truk pick up dan sepeda motor, tiba di desa yang mayoritas warganya beragama Budha di Kabupaten Rueso, Provinsi Narathiwat, pada Selasa malam dan menembak mati seorang pria muda serta seorang wanita tua, selain melukai dua orang lain.

Mereka juga melakukan baku-tembak dengan militer terdekat, menewaskan prajurit berumur 24 tahun dan empat orang lain luka-luka, kata seorang juru bicara militer.

Dia menambahkan bahwa ia percaya serangan itu dilakukan untuk menanggapi serangan kilat baru terhadap para pemimpin pemberontak.

"Sekitar 25 gerilyawan melepaskan tembakan di pos terdepan (militer) dan rumah penduduk desa secara bersamaan," kata Kolonel Pramote Prom-in, juru bicara tentara di wilayah selatan.

Pramote mengatakan dia tidak bisa mengkonfirmasi laporan-laporan bahwa gerilyawan juga tewas dalam bentrokan itu.

Pihak berwenang mengatakan, gerilyawan kemungkinan akan melancarkan serangan besar-besaran menjelang bulan suci Ramadhan - yang dimulai pada Jumat.

Satu pemberontakan bayangan, tanpa tujuan jelas, telah berkecamuk di tiga provinsi Thailand paling selatan - Pattani, Narathiwat dan Yala - sejak tahun 2004.

Hampir setiap hari terjadi serangan bom atau senjata api yang menargetkan baik tentara maupun warga sipil, pemeluk Budha dan Muslim, serta telah menewaskan lebih dari 5.000 nyawa dalam delapan tahun terakhir.

Keadaan darurat diberlakukan di bagian-bagian daerah terkena dampak terburuk, yang para pegiat hak asasi manusia katakan pada dasarnya memberikan peluang puluhan ribu prajurit berpangkalan di daerah kebal hukum dan mengobarkan pelanggaran-pelanggaran HAM.(rr)


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.