Hilla, Irak (AFP/ANTARA) – Dua ledakan terjadi di sebuah kota bagian selatan Baghdad, yang satunya menargetkan polisi yang bergegas ke tampat kejadian, menewaskan tiga polisi dan melukai tiga lainnya, ujar petugas setempat.
Sebuah bom pinggir jalan meledak pada pukul 10:00 am waktu setempat di kota Jurf al-Sakhr, 60 kilometer dari selatan ibu kota, menewaskan tiga polisi, ujar seorang mayor polisi dan seorang petugas medis di rumah sakit utama ibu kota provinsi Hilla.
Ketika satuan kepolisian lain tiba di tempat kejadian serangan, ledakan lain terjadi dan melukai lebih lebih banyak polisi, ujar petugas.
Di antara yang terluka salah satunya seorang kepala kepolisian kota Kolonel Mohammed al-Hamdani.
Jurf al-Sakhr, kota yang penduduknya sebagian besar merupakan pengikut Sunni, terletak di dalam sebuah wilayah campuran dengan nama Triangle of Death karena frekuensi serangan pemberontak selama kekerasan terburuk di Irak setelah invasi AS pada 2003.
Kekerasan terakhir yang terjadi menewaskan sejumlah orang dalam serangan di Irak, sejauh bulan ini sedikitnya 116 orang, termasuk 60 anngota angkatan bersenjata , menurut perhitungan yang dilakukan AFP berdasarkan nsumber keamanan dan kesehatan.
Sementara kekerasan menurun dari puncaknya pada 2006 dan 2007, serangan masih terus terjadi di Irak. Terdapat 27 dari 31 hario serangan pada Juli, dan sedikitnya satu pemboman atau penembakan setiap hari sejauh bulan ini.
Data resmi menyebutkan bahwa korban yang tewas berjumlah 325 orang pada serangan Juli, jumlah kematian tertinggi sejak Agustus 2010. (dh/ml)

