Berburu Harta Luthfi

Tiga Tema Debat Publik Cagub-Cawagub DKI Jakarta

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KPU DKI Jakarta akhirnya menetapkan tema debat publik antar calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. Tema tersebut juga disetujui oleh tim sukses enam pasangan yang bertarung di Pilkada DKI Jakarta.

"Tiga tema debat publik adalah tata kota, ekonomi dan kesejahteraan rakyat, dan tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan penegakan hukum," ujar Ketua Pokja Kampanye KPU DKI, Suhartono dalam rapat bersama tim sukses di Kantor KPU DKI Jakarta, Jumat (15/6/2012).

Debat publik akan dilakukan pada tanggal 24 Juni. Suhartono mengatakan tema tersebut berdasarkan hasil survei yang  dilakukan oleh Pusat Kajian Politik (Puskapol) Universitas Indonesia beberapa waktu lalu. Survei itu merilis masalah utama yang disampaikan warga ibukota agar segera dituntaskan.

"Dalam survei lima masalah prioritas adalah kemacetan, disusul kesejahteraan rakyat, banjir, lapangan pekerjaan dan pendidikan. Sementara ditingkat kecamatan adalah keamanan, banjir, lingkungan dan kemacetan," kata Suhartono.

Terperinci, tema tata kota didalamnya temasuk transportasi, lingkungan dan tata ruang. Sementara untuk tema kedua mengenai daya beli masyarakat, kemiskinan, pengangguran, pendidikan, kesehatan dan seni budaya. Terakhir adalah tata kelola pemerintahan (reformasi birokrasi), politik, keamanan, penegakan Hukum dan pelayanan publik.

Menanggapi tema tersebut, tim sukses menyetujui tawaran KPU DKI Jakarta. "Tematik calon ini penting, ini sudah cukup representatif," kata anggota timses Alex-Nono, Abu Sangaji.

Hal itu juga disetujui oleh tim sukses Faisal-Biem mengenai pemilihan tema tersebut. "Tidak perlu dikomentari," kata timses Faisal-Biem," ujar Iman.

Baca Juga:

  • Suami Istri Tipu Puluhan Dokter Rp 70-100 Jut...
  • Panwaslu Belum Putuskan Tagline
  • Foke Minta Lurah dan Camat Ngobrol dengan Tok...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat