Tiga Tewas dalam Ledakan Bom di Pakistan

Quetta, Pakistan (AFP/ANTARA) - Tiga penumpang bus tewas dan 12 orang lainnya terluka ketika bom yang ditaruh di sepeda motor yang sedang diparkir, meledak di provinsi Baluchistan yang dilanda konflik pemberontakan pada Senin,.


Sepeda motor tersebut dipasangi bahan peledak yang telah ditinggalkan di jalan yang menghubungkan ibu kota provinsi Quetta dengan Iran, kata pejabat senior pemerintah Naseebullah Bazai kepada AFP.


Kejadian tersebut terjadi di dekat kota Dreengar di wilayah Mastung, sekitar 40 km sebelah selatan Quetta.


"Tiga orang tewas dan puluhan orang lainnya mengalami luka-luka. Bom tersebut adalah bom yang dikendalikan dari jarak jauh," kata Bazai, seraya menambahkan kondisi bus tersebut rusak parah.


Kepala administrasi Mastung, Shah Irfan, mengonfirmasi korban jiwa dan mengatakan beberapa penumpang yang mengalami luka parah telah dilarikan ke rumah sakit.


"Target serangan tersebut masih belum jelas."


Pejabat lokal mengatakan bus tersebut membawa para peziarah menuju tempat suci Syiah di negara tetangga Iran yang melewati sepeda motor sesaat sebelum motor itu meledak.


"Kami sedang melakukan penyelidikan apakah target dari ledakan bom tersebut adalah bus peziarah," kata Bazai.


Serangan tersebut terjadi setelah 15 orang tewas dan 30 terluka dalam ledakan bom di luar sekolah Islam Sunni di Quetta pada Kamis.


Tidak ada yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan terbaru tersebut, tapi wilayah Baluchistan yang kaya dengan minyak dan gas, yang berbatasan dengan Iran dan Afghanistan, mengalami kekerasan militansi Islam, kekerasan sekte antara komunitas islam Sunni dan Syiah, pemberontakan separatis, dan gerilyawan Islam. (da/ik)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.