Kenaikan BBM

Tim Foresnsik Dilibatkan Lidik Bom Hari Pattimura

Ambon(ANTARA) - Kepolisian Daerah Maluku melibatkan tim ahli forensik dari Mabes Polri untuk menyelidiki serpihan-serpihan bom yang dipakai saat terjadi bentrokan antarwarga bertepatan dengan peringatan Hari Pattimura pada 15 Mei 2012.

"Kami akan datangkan tim forsensik secepatnya untuk menyelidiki serpihan bom yang ditemukan dari tubuh para korban," kata Kapolda Maluku, Brigjen Polisi Syarief Gunawan di Ambon, Senin.

Kedatangan tim ahli forensik ini guna memastikan apakah bahan peledak yang dilempari seseorang ke arah kerumunan massa di kawasan Jalan Rijali Ambon pada saat peringatan hari Pahlawan Nasional Thomas Matulessy alias Kapitann Pattimura ini benar bom rakitan ataukah granat tangan jenis buah nenas.

Menurut Kapolda, kalau melihat hasil foto serpihan bom yang ditemukan dalam tubuh korban hari Pattimura, maka kecil kemungkinannya kalau itu adalah granat seperti yang diisukan selama ini.

Serpihan bom yang ditemukan pada bagian bokong korban misalnya merupakan benda-benda asing berupa pecahan pipa besi, pelat baja atau kaleng dan ada lagi yang bentuknya lebih keci.

"Benda-benda ini hancur akibat sebuah ledakan dan untuk memastikannya, kami mendatangkan tim forensik untuk memastikannya, tapi sekali lagi saya katakan kecil kemungkinannya kalau ini ada granat," tandas Kapolda.

Kapolda juga mengaku bersyukur karena sudah mendapatkan sejumlah barang bukti dari para korban.

"Saya belum dapat memastikan apakah ini pecahan granat atau bom rakitan, tapi setahu saya yang namanya pecahan granat itu terukur seperti memiliki kotak-kotak sesuai yang ada di kontaniner atau kesingnya," katanya.(rr)



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat