Kabut Asap

Tips Memandikan Burung Terkukur

Ghiboo.com - Rajin memandikan burung Tekukur tentu banyak manfaatnya. Namun, apakah Anda mengetahui cara memandikan burung Tekukur yang baik dan benar?


Berikut ini beberapa tips memandikan burung Tekukur yang baik dan benar:

  • Mandikan Terkukur paling sedikit seminggu sekali.

  • Anda bisa menggunakan air leri atau air bekas cucian beras dicampur dengan beberapa macam bunga dan daun-daunan. Seperti, bunga mawar merah, mawar putih, melati, daun kelor, dan daun pandan. Caranya daun-daun tersebut diremas-remas, kemudian dicampurkan ke dalam air leri yang masih berwarna putih dan kental.

  • Bunga dan daun-daun sangat ampuh untuk membasmi kutu dan serangga yang menempel di badan Tekukur.

  • Wadah yang digunakan sebaiknya memiliki ukuran yang agak lebar sehingga tidak merusak bulu Tekukur.

  • Untuk menghindari agar burung Perkutut tidak berontak saat dimandikan, kedua kaki Perkutut dijepit di antara jari manis dan jari kelingking, jari telunjuk dan ibu jari menahan leher, sedang jari tengah menahan dada.

  • Sebelum dicelupkan ke dalam air, badan Perkutut dibasahi terlebih dulu. Setelah itu, secara perlahan tubuh Perkutut dimasukkan ke dalam air.

  • Seluruh bulu dibersihkan, kedua sayap dibentangkan secara bergantian di dalam air. Setelah semua bulu bersih, Perkutut diangkat dari air leri, kemudian disuapi dengan vitamin sebelum dimasukkan lagi ke dalam sangkar.


Untuk sementara waktu, sangkar yang berisi burung Perkutut yang baru saja dimandikan dan masih basah kuyup digantung di tempat yang teduh. Burung Perkutut dibiarkan terkena angin sampai bulu-bulunya agak kering. Setelah itu, boleh digantung di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung.



(Berbagai sumber)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.