TIS Siap Beri Informasi Kepada Wisatawan

Yogyakarta (ANTARA) - Dua pos "Tourist Information Service" yang masing-masing terletak di Titik Nol Kilometer dan di depan Kantor UPT Malioboro siap memberikan informasi kepada wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.

"Dua pos `Tourist Information Service` (TIS) tersebut akan kami buka selama tiga hari, mulai hari ini hingga Minggu (8/7) pada pukul 08.00 WIB hingga 20.00 WIB," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro Syarif Teguh di Yogyakarta, Jumat.

Menurut dia, wisatawan bisa memperoleh informasi dari para petugas yang memberikan pelayanan di TIS mengenai berbagai tempat wisata yang ada di Yogyakarta dan sekitarnya.

Petugas dari Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, pelaku wisata serta personel Polisi Wisata siap memberikan pelayanan kepada para wisatawan yang ingin memperoleh informasi wisata di TIS.

Selain informasi tentang pariwisata, wisatawan yang datang ke TIS tersebut juga bisa melayangkan aduan mengenai pelayanan wisata yang kurang menyenangkan.

Syarif mengatakan, untuk sementara ini, pos TIS tersebut hanya akan dibuka selama tiga hari, 6-8 Juli, atau saat awal libur panjang sekolah.

"Namun, tidak menutup kemungkinan, pos tersebut akan dibuka apabila masih dibutuhkan," katanya.

Sejak libur panjang sekolah, Syarif mengatakan, ada peningkatan kunjungan wisata ke Malioboro, namun kondisi di Malioboro dinilai masih tetap kondusif, sehingga belum perlu menambah petugas keamanan maupun kebersihan.

Jumlah petugas keamanan yang disiagakan tiap hari adalah enam orang yang ditambah delapan petugas dari Dinas Ketertiban Kota Yogyakarta dan dibantu petugas keamanan yang dimiliki pertokoan.

"Untuk petugas kebersihan, juga tidak ada penambahan. Tetap 12 orang yang melakukan penyapuan empat hingga enam kali sehari di sepanjang Malioboro hingga Titik Nol Kilometer," katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Objek dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta Bysry Romley mengatakan, arus wisatawan masuk ke Yogyakarta sudah mulai terjadi sejak Mei.

"Salah satunay ditandai dengan meningkatnya kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata, seperti Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat," katanya.

Pada Mei, jumlah wisatawan yang berkunjung ke objek wisata sejarah dan budaya tersebut mencapai 79.017 wisatawan domestik dan 10.804 wisatawan manca negara.

Sedangkan pada Juni mengalami sedikit penurunan menjadi 69.531 wisawatan domestik dan 9.185 wisatawan asing. "Jika dibanding April, maka kunjungan di Mei dan Juni tersebut mengalami peningkatan yang cukup banyak," katanya.

Pada April, jumlah wisatawan domestik yang berkunjung mencapai 41.085 orang dan 7.153 wisatawan asing.

"Pada Juli, mungkin ada kenaikan jumlah wisatawan. Seperti bisa dilihat dari penuhnya tempat-tempat parkir bus pariwisata. Tetapi, kami baru akan menghitung secara pasti jumlah kunjungan wisata pada awal bulan depan," katanya. (tp)


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.