Berburu Harta Luthfi

Tjahjo Kumolo Bantah Keterangan Agus Condro

Jakarta (ANTARA) - Politikus senior PDI Perjuangan Tjahyo Kumolo menegaskan dirinya pernah mengatakan Miranda Goeltom akan memberi Rp300 juta bahkan bersedia memberi Rp500 juta terkait seleksi pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Periode 2004.

Penegasan Tjahjo Kumolo yang disampaikan dalam kesaksiannya di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis, sekaligus menjadi bantahan terhadap keterangan Agus Condro selama ini yang menyebut Tjahjo memberikan arahan untuk memilih Miranda Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Periode 2004.

"Tidak pernah," jawab Tjahjo.

Ia mengatakan arahannya terhadap anggota Komisi IX Fraksi PDI Perjuangan hanya sebatas memilih yang terbaik dari hasil "fit and proper test" mengingat pemilihan harus dilakukan secara voting.

Ia juga mengatakan tidak pernah tahu adanya pemberian cek pelawat sampai Agus Condro "bersuara" di tahun 2008.

Sebelumnya Tjahjo menerangkan bahwa selaku Ketua Fraksi kala itu ia meminta anggota Poksi untuk melakukan "fit and proper test" dengan proporsional dan mengabaikan hal-hal berbau SARA atau hal pribadi.

Ketua Poksi yang saat itu dijabat oleh Emir Moeis melaporkan hasil "fit and proper test" menyebutkan Miranda Goeltom paling baik di antara tiga kandidat.

Saat ditanya apakah dirinya pernah berhubungan dengan Miranda terkait pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Ia menjawab,"Bagaimana berhubungan bertemu saja tidak pernah".

Tjahjo yang kini masih menjabat sebagai anggota dewan ini juga menjawab tidak pernah saat Miranda Goeltom melontarkan pertanyaan apakah pernah mengarahkan anggota Fraksi PDI Perjuangan khususnya anggota Komisi IX tahun 1999-2004 untuk melakukan sesuatu yang melanggar hukum dengan menerima sesuatu atas tugasnya.(ar)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.