Kenaikan BBM

TNI Pastikan Seluruh Kru Fokker-27 Tewas

INILAH.COM, Jakarta - Markas Besar Tentara Nasional Indonesia mengeluarkan pernyataan resmi jika seluruh crew pesawat Fooker 27 yang jatuh di Kompleks Rajawali, Jalan Branjangan, Halim Perdanakusuma, Kamis (21/06/12) pukul 14.45 Wib, meninggal dunia.

Dalam rilis yang diterima INILAH.COM, Kamis malam sesuai penjelasan resmi di kediaman Wakil Presiden Budiono di Menteng, Jakarta Pusat, menjelaskan tujuh crew pesawat dari Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusumah itu meninggal, dengan 6 orang meninggal di tempat dan satu orang meninggal di Rumah Sakit TNI AU Halim.

Crew yang meninggal di tempat, yaitu Mayor Pnb Heri Setyawan, Lettu Pnb Sahroni, Kapten Tek Agus Supriadi, Serma Sihmulato, Serka Wahudi, dan Sertu Purwo.

Co-Pilot Lettu Paulus yang sempat selamat dari insiden itu, namun kondisi kritis dan dilarikan ke Rumah Sakit TNI AU, Halim. Namun, pukul 18.30 Wib, Paulus dinyatakan meninggal dunia.

Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Muda Dede Rusamsi mengatakan, saat ini, Mabes TNI masih melakukan penyelidikan Tim dari TNI AU.  "Semoga dalam tiga bulan, kita akan mendapatkan hasil penyelidikan ini," kata Wakasau.

Wakasau memastikan jika kondisi pesawat masih layak terbang dan paginya sebelum kecelakaan digunakan terbang untuk latihan.

Pesawat Fooker 27 buatan Belanda ini rakitan tanggal 19 Februari 1977 menggunakan engine 2 EA Rolls Royce Dart MK 536-7R. Pesawat ini punya daya angkut 40 orang serta mampu menjelajah selama enam jam.[jat]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat