Toko Istimewa Bernama Apple Store

TEMPO.CO, California - Tahukah Anda bahwa Apple Store punya keistimewaan tersendiri bagi para pengelola pusat perbelanjaan atau area publik? Selain karena toko ini memiliki desain 'nyentrik' dan berisi perangkat idaman para penggemar gadget, ia juga punya pesona lain yang membuat lokasinya menarik perhatian.

Di Amerika Serikat, begitu sebuah Apple Store berdiri di mal atau di stasiun kereta api New York, entah bagaimana daerah tersebut menjadi lebih cantik dan bikin penasaran. Para pengelola pusat perbelanjaan atau area publik di sana juga tak keberatan apabila Apple menggunakan kaca bening dan desain yang sama sekali berbeda dari toko-toko lain di sekitarnya.

The Next Web melaporkan pengelola Grand Central Terminal dan Salt Lake City, misalnya, mereka tak peduli dengan berapa harga sewa yang harus dibayar Apple atau bagaimana mereka mengatur tampilan tokonya, yang tentu tampak kontras dengan kondisi di daerah tersebut.

Sementara ABC News melaporkan Kota Utah membebaskan Apple dari sewa lahan toko selama lima tahun.

New York Post juga pernah melansir bahwa Apple hanya membayar US$ 60 (sekitar Rp 540 ribu) per kaki persegi untuk Apple Store yang terletak di Grand Central Station. Padahal sejumlah toko dan restoran di sekitarnya harus membayar sewa US$ 200 per kaki persegi.

Tak cukup dengan diskon sewa yang menggiurkan, Apple juga dikabarkan tak perlu membagi keuntungannya dengan pengelola gedung sebagaimana yang dilakukan hampir semua toko di tempat itu.

Bagi mereka yang punya naluri bisnis, tentu strategi ini tidak akan membuatnya rugi. Pasalnya, Apple Store selalu ramai dikunjungi orang yang tentu punya banyak uang.

Dengan demikian, setidaknya toko atau tempat makan di sekitar Apple Store juga mendapat keuntungan dengan semakin banyaknya orang yang memperhatikan keberadaan mereka. Syukur-syukur kalau pengunjung mau mampir dan membeli sesuatu di sana.

CNET | RINI K

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.