Polokwane (AFP/ANTARA) â Tokoh populis Julius Malema pada Rabu tiba dikantor polisi Afrika Selatan untuk menjawab tuduhan korupsi, membuka jalan bagi diadakannya pengadilan kasus politik di kemudian hari.
Malema menghadapi beberapa tuduhan termasuk pencucian uang, penipuan dan korupsi terkait tender-tender publik, menurut dokumen pengadilan yang dilihat oleh AFP.
Malema menyangkal tuduhan-tuduhan tersebut, dan para pendukungnya mengatakan bahwa tuntutan itu mengandung muatan politik.
Mantan petinggi ANC tersebut terlibat perseteruan dengan mantan-mantan rekanya di partai yang berkuasa dan dengan pemimpinnya, Presiden Jacob Zuma.
Pihak kepolisian mengeluarkan perintah penangkapan pada Jumat untuk Malema, seorang mantan pemimpin ANC Youth League, sesaat setelah ia ditangkap dalam kerusuhan di tambang Afrika Selatan karena memulai serangan politik terhadap Zuma.
Malema secara sukarela menyerahkan diri pada Rabu, dengan muncul di sebuah kantor polisi di rumahnya di wilayah Limpopo, tempat kasus dugaan penipuan itu terjadi. Ia diperkirakan akan muncul di pengadilan.
Ratusan pendukungnya memadati pintu masuk menuju kantor polisi di Polokwane saat Malema tiba, mereka membawa beberapa plakat yang berbunyi âseluruh neraka akan pecahâ jika ia dinyatakan bersalah. (ai/pt)


Yahoo! OMG