MERDEKA.COM, Pekerja Buruh Melawan (PBM) tetap tidak terima upah minimum kota (UMK) Medan Rp 1.650.000. Mereka menyiapkan aksi unjuk rasa besar-besaran menuntut upah minimum provinsi (UMP) Sumut menjadi Rp 2,2 juta.
"PBM akan terus melakukan perjuangannya untuk kenaikan UMP Sumut dan UMK kabupaten/kota, hingga waktu yang tidak ditentukan," kata Minggu Saragih, salah seorang koordinator PBM kepada wartawan di Medan, Selasa (18/12).
Lanjutan unjuk rasa rencananya digelar besok. Selain menuntut kenaikan standar upah, buruh juga menolak tegas wacana penghapusan UMP Sumut dan pembubaran Dewan Pengupahan Daerah pada 2013.
Koordinator PBM lainnya, Anggiat Pasaribu, memperkirakan puluhan ribu buruh akan turun ke jalan besok. Tidak seperti gerakan demo belakangan ini yang sengaja dipecah di sejumlah tempat, massa buruh akan terfokus ke pusat Kota Medan. Sasaran awal buruh adalah Kantor Gubernur Sumut.
"Tapi masih bisa berubah sesuai hasil rapat kami nanti," ujarnya.
Dalam pertemuan dengan wartawan, koordinator PBM juga memprotes tindakan petinggi beberapa kelompok buruh yang berunjuk rasa hari ini. Mereka dinilai telah memecah belah buruh dengan menerima UMK Rp 1.650.000.
"Dari awal mereka memang mempertahankan upah murah, kalau PBM jelas menolak upah murah," tegas Minggu.
Seperti diberitakan, Wali Kota Medan Rahudman Harahap merekomendasikan upah minimum kota (UMK) 2013 Rp 1.650.000 kepada Pemprov Sumut. Rekomendasi ini disambut sorak-sorai pengunjuk rasa yang dimobilisasi Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) dan Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI).
Angka UMK yang direkomendasikan berbanding jauh dengan tuntutan selama ini, yaitu UMP Rp 2,2 juta. Tuntutan itu disuarakan dalam sejumlah unjuk rasa dan pemblokiran jalan tol, jalan menuju bandara dan jalan ke Pelabuhan Belawan. Rangkaian demo ini terjadi setelah Plt Gubernur Sumut menetapkan UMP Sumut 2013 sebesar Rp 1.305.000, kemudian merevisinya menjadi Rp 1.375.000.
Perang Lawan Geng Motor
- Ini Titik Rawan Geng Motor di CirebonTempo - 10 jam yang lalu
- Guru Ini Diduga Jadi Panglima Geng MotorTempo - 22 jam yang lalu
- Sultan: Geng Motor Tidak Pantas di YogyakartaAntara - Sen, 20 Mei 2013
- Kapolda Jabar instruksikan polisi tembak geng motor di tempatMerdeka.com - Sen, 20 Mei 2013
- Legislator Pekanbaru Dampingi Pelajar Tersangka Geng MotorAntara - Sen, 20 Mei 2013
- Komnas Anak Minta Geng Motor Pekanbaru DibebaskanAntara - Sen, 20 Mei 2013
- Geng motor penikam jurnalis Trans TV dibekukMerdeka.com - Min, 19 Mei 2013
- Anggota Geng Motor Penikam Wartawan Dibekuk Tempo - Min, 19 Mei 2013
- Cari anak didik Klewang, polisi razia geng motorMerdeka.com - Min, 19 Mei 2013
- 8 Kejahatan Geng Motor Klewang Tahun iniTempo - Min, 19 Mei 2013
- Anggota Geng Motor Biasa Seks BebasTempo - Sab, 18 Mei 2013
- Geng Motor Binaan Klewang Lahir dari Istilah SeksTempo - Sab, 18 Mei 2013
- Klewang Membawahkan 5 Geng Motor di PekanbaruTempo - Jum, 17 Mei 2013
- Warga Pekanbaru: Geng motor Klewang seperti kerajaanMerdeka.com - Jum, 17 Mei 2013
- Polda Metro janji tangkap geng motor yang meresahkan wargaMerdeka.com - Kam, 16 Mei 2013
- Ini beberapa geng motor perempuan yang bertindak brutalMerdeka.com - Kam, 16 Mei 2013
- Tiga Anggota Geng Motor Makassar Dicokok Tempo - Rab, 15 Mei 2013
- Klewang pernah pimpin geng motor serang Mapolresta PekanbaruMerdeka.com - Rab, 15 Mei 2013
- Polda Makassar Nyatakan Perang Lawan Geng MotorTempo - Sel, 14 Mei 2013
- Punya jimat, Klewang perkosa ABG di depan ratusan geng motorMerdeka.com - Sel, 14 Mei 2013
Berita Lainnya
- Penerapan UMP Akibatkan Pengusaha Kecil Bangkrut
- Ada Perbudakan Buruh Panci, Menaker Diminta Mundur
- Budak Pabrik Panci Disiram Aluminium Panas
- Dahlan: Tol Sumatera akan Dongkrak Perekonomian Jambi
- Menakertrans: Anggota Tripartit Nasional Harus Berkomitmen
- Longsor, Serikat Buruh Akan Gugat Freeport
- Penyekapan Buruh Tangerang Langgar Tujuh Aturan Ketenagakerjaan
- Tarif Tol Akan Naik Antara videos
- Hilmi Tidak Penuhi Panggilan KPK Antara videos
- Pemilu Malaysia Digelar Hari iniTEMPO.CO
Pilihan Redaksi
1 - 4 dari 24
PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Artikel Terpopuler
Hari Ini di Yahoo!
1 - 8 dari 35
Artikel Pilihan
Lainnya Dari 
POLL
Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?
Memuat...


Yahoo! OMG