TOTL Targetkan Laba Bersih 2012 Rp 175 Miliar  

  • Dahlan Kumpulkan 143 BUMN Bahas "Outsourcing"

    Dahlan Kumpulkan 143 BUMN Bahas "Outsourcing"

    Antara
    Dahlan Kumpulkan 143 BUMN Bahas "Outsourcing"

    Jakarta (ANTARA) - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengumpulkan direksi dan komisaris 143 perusahaan milik negara untuk membahas soal tenaga kerja alih daya (outsourcing), pengalihan program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL). Selain itu, kewajiban direksi mengajar langsung pada jenjang SD-SMU, dan penyerahan penghargaan bagi BUMN yang mampu memperbaiki kinerja dalam operasional. Acara "Pertemuan Akbar BUMN 2013", yang digelar di Kantor Pusat Pertamina itu, diikuti hampir sekitar 1.000 orang

  • Pengamat: Kementerian Pertanian Harus Limpahkan Riph FTZ

    Antara

    Batam (ANTARA) - Kementerian Pertanian harus melimpahkan kewenangan perizinan rekomendasi impor produk hortikultura untuk Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, Bintan, dan Karimun ke Dewan FTZ, kata seorang pengamat. "FTZ tidak terkena kuota nasional. Menteri Pertanian tidak berhak mengatur daerah non-pabean," kata pengamat kawasan perdagangan bebas Harry Azhar Azis di Batam, Minggu. Dewan FTZ bersama Badan Pengusahaan Batam berupaya meminta pengalihan kewenangan penerbitan RIPH

  • Produksi Susu Lokal Menurun

    Produksi Susu Lokal Menurun

    Tempo
    Produksi Susu Lokal Menurun

    TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Dewan Persusuan Nasional, Teguh Boediyana mengatakan tahun 2013 ini persentase susu segar untuk memasok kebutuhan nasional diyakini menurun dibandingkan tahun 2012. Prooduksi susu segar di tahaun 2103 diperkirakan turun sekitar 10 -15 persen.

TEMPO.CO,Jakarta - PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL), emiten kontraktor swasta, menargetkan raihan laba bersih tahun ini menjadi Rp 175 miliar. Angka ini naik dibanding laba tahun lalu yang sebesar Rp 123,51 miliar.

"Tahun ini kami harapkan laba bersih sekitar Rp 25 miliar dari anak usaha," ujar Janti Komadjaja, Direktur Utama Total, saat pemaparan kepada publik di kantornya, Kamis, 12 April 2012.

Perseroan tahun ini memiliki cakupan pekerjaan scope of work hingga Rp 4 triliun. Dari angka itu, sekitar Rp 1,8 triliun merupakan kontrak baru, sedangkan sisanya merupakan carry over tahun lalu.

Perseroan berharap PT Total Persada Development (TPD), anak usaha perseroan yang baru, sudah mampu berkontribusi terhadap laba bersih 10-15 persen, atau sekitar Rp 25 miliar, bagi perseroan. Sedangkan pra-penjualannya sendiri ditargetkan mencapai 30 persen, sehingga total laba bersih tahun ini bisa mencapai Rp 175 miliar.

Khusus ihwal pendapatan, perseroan menargetkan raihan tahun ini hingga Rp 1,9 triliun. Angka ini naik dibanding tahun lalu di angka Rp 1,56 triliun. Distribusi pendapatan disokong proyek swasta hingga 88 persen, sedangkan sisanya 12 persen berasal dari proyek pemerintah. "Hampir semua sektor kami garap," kata dia.

Untuk mendukung target itu perseroan telah menganggarkan belanja modal atau capex Rp 15-20 miliar. Dana itu akan difokuskan untuk memperbaiki fasilitas teknologi informasi dan peralatan proyek. Dana itu belum termasuk dana cadangan yang disiapkan perseroan sebesar Rp 75-100 miliar. "Kalau ada sesuatu yang memerlukan dana cepat, kami gunakan itu," kata dia.

JAYADI SUPRIYADIN

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat