Kenaikan BBM

Trafik Internet Indonesia Naik 157 Persen pada 2016

TEMPO.CO , Jakarta - Cisco, perusahaan yang bergerak di jaringan Internet, mengeluarkan hasil laporan tahunan Cisco Visual Networking Index (VNI) forecast untuk tahun 2011-2016.

Laporan ini berisi perkiraan lalu lintas Internet Protocol di jaringan internet, managed IP, dan data mobile secara kuantitatif.

VNI Forecast ini dilakukan berdasarkan data lalu lintas yang dimiliki penyedia layanan global dan lebih dari satu juta pelanggan Cisco di seluruh dunia.

Tidak hanya menampilkan proyeksi di tingkat global, Cisco juga menyajikan data untuk wilayah Indonesia.

Salah satunya, di tahun 2016 nanti lalu lintas Internet di Indonesia diperkirakan tumbuh sebesar 157 persen dibanding tahun 2011.

Pada 2011 setiap pengguna Internet rata-rata menyumbang trafik sebesar 19 gigabita per bulan, sementara lima tahun kemudian jumlah ini akan meningkat menjadi 48,8 gigabita per bulan.

Bila ditotal, jumlah trafik Internet di Indonesia pada 2016 akan mencapai 19,5 eksabita per tahunnya, melonjak dari total trafik saat ini yang "hanya" mencapai 5,3 eksabita per tahun.

"Pada tahun 2016 nanti lalu lintas Internet Indonesia per tahun akan setara dengan lima miliar DVD," ujar Staurt Hendry, Managing Director Cisco Indonesia, dalam media briefing di Jakarta, Selasa, 12 Juni 2012.

Dalam laporan yang sama, diketahui bahwa video akan memiliki peran besar dalam menyumbang lalu lintas ini.

Di Indonesia, video mengambil 35 persen dari keseluruhan lalu lintas Internet. Sementara secara global, pada 2016 diperkirakan akan ada 1,5 miliar pengguna video Internet, melonjak dari angka 792 juta di tahun 2011.

Lalu lintas Internet yang diakses dari perangkat bergerak juga akan mengalami kenaikan yang signifikan, yaitu tumbuh hingga 32 kali lipat pada tahun 2016.

Sebagai perbandingan, di tahun 2011 jumlah lalu lintas di perangkat bergerak mencapai 8 petabita setiap bulannya, dan angka ini melonjak menjadi 270 petabita per bulan di tahun 2016.

Sementara itu secara regional, Asia Pasifik akan menjadi wilayah penghasil lalu lintas IP terbanyak, mencapai 40,5 eksabita per bulan. Angka ini melampaui wilayah Amerika Utara dengan 27,5 eksabita per bulan di tempat kedua.

Namun Amerika akan tetap menyandang predikat sebagai negara penghasil lalu lintas Internet nomor satu dunia dengan 22 eksabita per bulan, diikuti Cina dengan 12 eksabita per bulan.

RATNANING ASIH

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.