Triwulan Kedua, Laba BRI Rp 8,61 Triliun  

  • Selingkuh, Begini Fathanah Minta Maaf  

    Selingkuh, Begini Fathanah Minta Maaf  

    Tempo
    Selingkuh, Begini Fathanah Minta Maaf  

    TEMPO.CO, Depok - Keterlibatan Ahmad Fathanah, tersangka kasus suap impor daging sapi dan pencucian uang, dengan banyak wanita membuat Sefti Sanustika, sang istri, kecewa. Sefti nyaris meninggalkan Fathanah karena perselingkuhannya. Toh, Sefti memilih memaafkan dan bertahan. (Baca: Dengar Pengakuan Maharani, Perasaan Sefti Hancur)

  • Harga BBM Naik, BBG Diharapkan Jadi Alternatif  

    Harga BBM Naik, BBG Diharapkan Jadi Alternatif  

    Tempo
    Harga BBM Naik, BBG Diharapkan Jadi Alternatif  

    TEMPO.CO, Jakarta - Bahan bakar gas yang diperkenalkan sejak 25 tahun silam menjadi tidak populer lantaran pemberian subsidi pada bahan bakar minyak (BBM). Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Edy Hermantoro, memperkirakan dari 35,5 juta standar kaki kubik (million standard cubic feet per day/mmscfd) atau 1.150 liter setara premium gas yang disediakan per hari, tak semuanya diserap.

  • Pengamat: Kementerian Pertanian Harus Limpahkan Riph FTZ

    Antara

    Batam (ANTARA) - Kementerian Pertanian harus melimpahkan kewenangan perizinan rekomendasi impor produk hortikultura untuk Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, Bintan, dan Karimun ke Dewan FTZ, kata seorang pengamat. "FTZ tidak terkena kuota nasional. Menteri Pertanian tidak berhak mengatur daerah non-pabean," kata pengamat kawasan perdagangan bebas Harry Azhar Azis di Batam, Minggu. Dewan FTZ bersama Badan Pengusahaan Batam berupaya meminta pengalihan kewenangan penerbitan RIPH

TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatat laba bersih sebesar Rp 8,61 triliun pada triwulan II tahun ini. Perolehan tersebut meningkat cukup signifikan, yaitu 26,83 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 6,79 triliun.

"Laba yang diperoleh sebagian besar berasal dari hasil pencapaian usaha operasional," kata Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Djarot Kusumayati, dalam paparan kepada pers di gedung BRI, Jakarta, Jumat, 27 Juli 2012.

Djarot menuturkan konsistensi BRI menyalurkan kredit ke sektor usaha mikro kecil dan menengah menjadi salah satu motor pertumbuhan aset kredit BRI. Penyaluran kredit meningkat sebesar 14,67 persen atau Rp 265,82 triliun pada triwulan II tahun 2011 menjadi Rp 304,81 triliun pada triwulan II 2012.

"BRI meningkatkan portofolio kredit mikro 15,03 persen atau sebesar Rp 96,53 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp 12,62 persen," kata dia.

Menurut Djarot, upaya BRI mengembangkan usaha kecil menengah adalah dengan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR). Hingga triwulan II 2012, Djarot mengatakan BRI memberikan porsi terbesar dalam realisasi penyaluran KUR dibandingkan bank penyalur KUR lain.

"Oustanding KUR BRI pada triwulan II 2012 sebesar Rp 17,73 triliun dengan total debitur 2,04 juta," ujar dia.

Dari sisi penghimpunan dana pihak ketiga, pada triwulan II 2012 meningkat sebesar 25,97 persen atau Rp 371,14 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp 294,63 triliun.

"Pencapaian itu tidak terlepas dari dukungan kegiatan pemasaran yang telah dilakukan, pengembangan jaringan unit kerja, ataupun electronic channel, dan pengembangan fitur produk simpanan," kata Djarot.

Djarot mengatakan komposisi dana pihak ketiga juga dipengaruhi oleh upaya peningkatan dana murah berupa tabungan BritAma dan Simpedes, yaitu giro Rp 74,52 triliun (20,08 persen), tabungan Rp 155,72 triliun (41,96 persen), dan deposito Rp 140,90 triliun (37,96 persen).

ANGGA SUKMA WIJAYA

Berita Lainnya:

Laba Operasional PermataBank Naik 18 Persen

CIMB Niaga Akan Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun

Semester I, CIMB Niaga Raih Laba Rp 1,98 Triliun

AirAsia Miliki 49 Persen Saham Batavia Air

PPATK: AdaTransaksi Mencurigakan di Banggar DPR

Petinggi Bank CIMB Niaga Mundur

Batavia Air Tak Berubah Menjadi Maskapai Murah

Berapa Jauh Indonesia dari Swasembada Kedelai?

Astra Internasional Untung Rp 9,7 Triliun

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat