Uji Coba Tim PON Sultra Tertunda

Kendari, 11/7 (ANTARA) - Lawatan uji coba tim sepak bola Sulawesi Tenggara (Sultra), yang dipersiapkan utuk berlaga pada PON XVIII Riau, dengan klub sepak bola di Denpasar tertunda hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Dua pekan lalu skuad sepak bola Sultra menjadwalkan pertandingan uji coba tertanggal 10 Juli namun karena tuan rumah Denpasar belum siap maka ditunda," kata Ketua PSSI Sultra Sabaruddin Labamba di Kendari, Rabu.

Semula PSSI Sultra menjadwalkan uji coba dimulai tanggal 10 Juli 2012 di Provinsi Bali dan Jawa Timur.

"Hengki dkk akan menantang Tim PON Provinsi Bali dan beberapa klub di Surabaya dan Malang. Dua daerah pilihan uji coba karena dianggap pantas untuk menjadi lawan tanding," kata Sabaruddin.

Uji coba bagi pemain-pemain sepak bola Sultra penting untuk mengukur perkembangan kemampuan atlet yang sudah menjalani pelatihan terpusat.

"Bagaimana mungkin mengevaluasi kemampuan atlet tanpa uji coba dengan tim-tim daerah lain. Kalau pemain hanya dilatih berbulan-bulan tanpa pertandingan uji coba akan menimbulkan kejenuhan," katanya.

Ke-15 cabang olahraga yang akan memperkuat Tim PON Sultra pada PON XVIII Riau mengusulkan biaya uji coba namun tidak dipenuhi oleh KONI setempat.

"Tidak ada bantuan dana uji coba dari KONI dan Pemprov Sultra. Apa boleh buat pengurus PSSI harus mencari jalan keluar demi prestasi," katanya.

Tim sepak bola Sultra berada di Grup I bersama Papua, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Jambi


Grup I akan memulai pertandingan pada 6 September di Pekanbaru, Raiu. Pertandingan perdana Sultra akan berhadapan dengan Jambi.

"Pada prinsipnya tiga daerah rival Sultra adalah lawan tangguh namun bertekad menempati posisi `runner up group` untuk mendampingi Papua pada babak selanjutnya," kata Sabaruddin.(rr)



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.