Penghargaan buat SBY

UKM Indonesia Dilirik Amerika

  • Merpati Masuk 20 Maskapai Terburuk di Dunia

    Merpati Masuk 20 Maskapai Terburuk di Dunia

    Tempo
    Merpati Masuk 20 Maskapai Terburuk di Dunia

    TEMPO.CO, Jakarta -Konsultan periset maskapai penerbangan, Skytrax merilis rating 20 maskapai terburuk di dunia. Salah satu yang masuk dalam daftar itu adalah maskapai penerbangan Indonesia, Merpati Nusantara Airlines.

  • Ini Dasar Penyegelan 12 Sumur Petro China

    Ini Dasar Penyegelan 12 Sumur Petro China

    Tempo
    Ini Dasar Penyegelan 12 Sumur Petro China

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjungjabung Timur, Aripuddin, mengatakan PT Petro China menolak membantu bahan baku hasil gasnya untuk program pembangunan Perusahaan Listrik Tenaga Gas. Program ini digagas Bupati Tanjungjabung Timur Zumi Zola.

  • Petro China Tegaskan Sumur Migasnya Kantongi Izin

    Petro China Tegaskan Sumur Migasnya Kantongi Izin

    Tempo
    Petro China Tegaskan Sumur Migasnya Kantongi Izin

    TEMPO.CO, Jambi - PT Petro China Jabung International LTD menyatakan telah mengantongi izin sesuai Surat Keputusan Bupati Tanjungjabung Timur Nomor 113 Tahun 2006. Surat dikeluarkan di Muarasabak, ibu kota Kabupaten Tanjungjabung Timur, pada 2 Februari 2006.

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Ted Osius, menjelaskan akan ada 17 perusahaan kecil dan menengah Amerika (small and medium enterprises) yang akan mengajukan rencana kerja sama dengan UKM yang ada di Indonesia.

"Mengapa Indonesia? Karena hampir semua sumber daya alam ada di sini. Selain itu, sumber daya manusianya juga berusia muda dan dinamis. Kami berpikir, inilah tempat di mana kami ingin berdiri," ujar Osius, ketika meresmikan US Commercial Service Trade Winds Asia, di Jakarta, Senin 21 Mei 2012.

Ketujuh belas UKM atau SME tersebut bergerak di banyak bidang. SME di Amerika ini antara lainnnya, Ackley Machine Corporation untuk mesin farmasi, CLT3 Consulting LLC untuk peralatan keamanan, Ductmate Industries untuk sistem dan komponen HVAC, Ellicott Dredges LLC untuk peralatan pelabuhan, First Priority Emergency Vehicles untuk peralatan keamanan, Flow Sciences untuk servis kesehatan, dan House of Cheatham Inc untuk kosmetik.

Osius menjelaskan, jumlah ekspor mereka ke Indonesia pada 2011 mencapai US$ 200 miliar. Dengan kerja sama tersebut, mereka ingin meningkatkan sebanyak 3 persen di Indonesia.

"Kami memiliki infrastruktur, teknologi, dan mesin-mesin yang sangat baik. Sedangkan Indonesia membutuhkan itu," ujar dia. Indonesia adalah negara ketiga yang mereka kunjungi. Secara total mereka akan mengunjungi lima negara di Asia yaitu Singapura, Vietnam, Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Selain memasarkan produk mereka, UKM dari Amerika juga akan berinvestasi di sini, seperti mendirikan pabrik. Namun berapa jumlahnya belum diketahui. "Tergantung dengan perusahaan lokal. Kami membutuhkan informasi berapa dana dan apa fasilitas yang dibutuhkan," katanya.

Rencananya besok ketujuh belas UKM tersebut akan melakukan 70 pertemuan business to business dengan Kadin guna membicarakan hal tersebut.

ELLIZA HAMZAH

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat