Berburu Harta Luthfi

Untuk Pecinta Dunia Maya

Ghiboo.com - Jangan bosan kalau kami memuat artikel tentang BMW Seri-5 lagi. Sebab, yang Anda lihat di sini adalah Seri-5 yang dirakit secara lokal dengan metode SKD (semi knocked down).Selain itu, inilah BMW Seri-5 dengan mesin 4-silinder dengan prinsip 'efisien tapi tetap mengunggulkan performa' (EfficientDynamics). Penampilan luar Seri-5 berkode F10 ini masih sama dengan saudara-saudaranya yang lain.>Moncong tetap panjang dengan kabin yang seolah ditarik ke belakang. Velg yang digunakan berbahan alloy berukuran 17 inci, dengan ban 'run flat tire' (RFT).>Seperti dikatakan tadi, mesin yang diusungnya merupakan mesin bensin terkecil di jajaran Seri-5, karena hanya berkonfigurasi 4-silinder dengan kapasitas 2,0 liter.>Namun, jangan anggap remeh karena di dalamnya telah disematkan turbo ganda yang disebut 'twin power turbo' oleh BMW. Akibatnya, tenaga puncak yang dihasilkan mencapai 184 hp dengan torsi maksimum 270 Nm.>Torsi memuncak mulai dari putaran mesin yang rendah, yaitu 1.250 rpm, hingga 4.500 rpm. Karakter mesinnya adalah lebih lembut saat dibesut dari putaran bawah. Anda tidak akan merasakan hentakan "ganas" layaknya BMW 535i atau hentakan "cepat dan berisi" seperti pada 520d yang bermesin diesel.>Yang akan Anda rasakan adalah jarum speedometer tiba-tiba sudah berada di angka 140 kpj. Namun, bukan berarti mesin ini tanpa cela. Kami menyayangkan berisiknya mesin yang sedang idle saat didengar dari luar. Kami juga mencatat suspensi belakang yang agak berisik, plus pengendaraan yang lebih keras.>Bahkan, dibanding 535i yang lebih bertenaga sekalipun. Namun, kerasnya peredaman itu sepertinya bukan hanya datang dari suspensi, tapi juga dari ban RFT yang dipakai (Goodyear, 225/55 R17).>Tapi, kami tetap angkat jempol dengan pengendaliannya. Meski gejala understeer kerap terasa saat menikung di kecepatan menengah, tapi secara keseluruhan pengendaliannya cukup baik.>BMW mengklaim akselerasi 0-100 kpj ditempuh dalam 8,0 detik saja. Namun, kami hanya bisa membukukan 8,8 detik untuk akselerasi yang sama. Hal ini wajar, mengingat perbedaan iklim, kondisi permukaan jalan, dan bahan bakar.>Hal menarik lainnya adalah hadirnya fitur pengendaraan ECO PRO yang akan membuat efisiensi mesin bertambah. ECO PRO akan mengatur ulang ECU, respon pedal gas, titik perpindahan gigi transmisi, dan konsumsi elektrikal yang dibutuhkan oleh AC.>Sekedar informasi, konsumsi bahan bakar yang tercatat adalah 12,9 kpl (kombinasi) tanpa menggunakan mode ECO PRO. Pada mode pengendaraan ini, Anda akan merasakan tarikan yang agak tertahan dan tidak sesuai dengan pijakan yang diberikan kepada pedal akselerator.>Di situlah ECO PRO sedang bekerja. Karena itu, mode ini sangat cocok digunakan saat sedang menjelajah santai di jalan bebas hambatan, meskipun tidak haram juga untuk digunakan di dalam kota.>Tidak banyak perbedaan dalam kualitas antara Seri-5 yang didatangkan utuh (CBU) dengan Seri-5 rakitan lokal. Interior tetap berkualitas dengan peredaman kabin yang senyap dan membuat bunyi berisik mesin tertutupi. Itu ditambah jok kulit dengan pengaturan elektrik, AC dual zone, dan sunroof.>Satu hal lagi yang menarik adalah fitur opsional BMW ConnectedDrive. Unit 520i yang kami uji dibekali BMW Car Hotspot dari Original BMW Accessories yang akan menyediakan layanan WLAN, yang akan menjamin koneksi internet tetap terjaga selama perjalanan.>Tentunya berguna bagi mereka yang memerlukan koneksi internet untuk laptop, iPad, atau smartphone. Anda hanya tinggal memasangkan SIM card yang bisa dipasangkan pada slot 'snap-in adapter' yang tersembunyi di kotak konsol tengah, dan terkoneksi dengan antena luar mobil.>Mengapa memakai antena luar, di saat mobil lain mengaplikasi antena yang terintegrasi di dalam mobil? Rupanya, ini adalah upaya untuk mengurangi radiasi di dalam mobil.>Selain itu, tergantung di jok depan, terdapat dua BMW Apple iPad Holder. Dudukan iPad ini membuat pengoperasian iPad lebih nyaman. iPad holder ini merupakan aksesori orisinal BMW yang merupakan bagian dari paket Travel & Comfort yang dapat diatur posisinya sesuai kebutuhan.>Namun, sekali lagi, semua itu adalah fitur opsional. Jika ditotal mulai dari 'snap-in adapter', 'BMW car hot spot', dan 'iPad holder', maka Anda harus mengeluarkan ekstra Rp12.328.000 lagi.>Banderol standar Rp798.000.000 (OFR), cukup masuk akal untuk sebuah BMW Seri-5. Meskipun kami lebih menyukai Seri-5 diesel yang lebih irit dan bertenaga, plus lebih murah sekitar Rp 20 juta. (Al)>Keunggulan>+ Akselerasi halus>+ Irit BBM>+ Kualitas>Kekurangan>- Mesin berisik>- Peredaman belakang keras>Data & Fakta>BMW 520i>Harga Rp 798.000.000 (OFR)>Mesin 4-silinder segaris, 1.997 cc, twins power turbocharge, bensin>Tenaga 184 hp @ 5.000 rpm>Torsi 270 Nm @ 1.250-4.500 rpm>Transmisi 8-speed Steptronic>0-100 kpj 8,8 detik>Top speed 226 kpj



(>(Indra Alfarisy/Autocar Indonesia Maret 2012)>

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.