INILAH.COM, Jakarta - Secara teknikal IHSG hari Kamis (3/5/2012) ini diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat dalam kisaran support di 4.183 dan resisten di 4.233.
Demikian dikatakan pelaku pasar modal, Stefanus Mulyadi Handoko, hari ini. Dengan positifnya laporan keuangan kuartal pertama 2012 dari emiten-emiten di sektor infrastruktur, konstruksi, properti dan konsumsi serta media, membuat IHSG mencetak level penutupan tertinggi sepanjang sejarahnya.
Namun sentimen negatif dari ekternal, khususnya Eropa setelah rilis data ekonomi seperti data manufaktur dan tingkat penggaguran yang memburuk, masih membayang-bayangi penguatan IHSG lebih lanjut.
Pada perdagangan Rabu kemarin, IHSG ditutup naik 23,3 poin (0,56%) ke level 4.219,29. Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp238 miliar.
Perdagangan bursa Eropa tadi malam ditutup mixed +/-1%. Sedangkan Wall Street berakhir mixed dan cenderung bergerak flat +/-0,3%. Setelah sempat turun tajam menjelang penutupan Dow Jones ditutup hanya melemah 10,75 poin (0,08%) menjadi 13.268,57. Data tenaga kerja di sektor swasta AS yang mengecewakannya dapat memberikan tekanan terhadap pasar.
Untuk saham yang dapat dicermarti hari ini adalah BISI. Saham BISI berhasil menembus resisten 870 dengan volume besar. Namun kenaikannya tertahan oleh resisten di level 900. Indikator teknikal yang masih bergerak positif.
Selain itu rilis kinerja laporan keuangan kuartal pertama 2012 yang bagus akan membuat potensi utk menembus level 900 menjadi terbuka. Saham BISI, untuk target terdekat selanjutnya menuju level 930-950. Best buy ada di level 840-870, dengan stoploss jika close di bawah level 800.
Jakarta (ANTARA) - Perseroan Terbatas Bank Mandiri Tbk meluncurkan gelang e-money untuk memperkuat basis nasabah kalangan muda dengan mendorong peningkatan transaksi melalui fitur tersebut.Dari siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, Minggu, menyebutkan peluncuran gelang e-money dilakukan Direktur Utama Bank Mandiri Budi G. Sadikin yang didampingi Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Riswinandi dan Direktur Micro and Retail Banking Bank Mandiri Hery Gunardi. ...


