Kenaikan BBM

Usai Sekolah Siswa SMA Don Bosco Diperiksa Polisi

Liputan6.com, Jakarta: Kepolisan Resort Jakarta Selatan kembali memeriksa sembilan siswa yang diduga sebagai pelaku bullying terhadap adik kelasnya di SMA Don Bosco, Pondok Indah dan seorang petugas keamanan di sekolah yang sama sebagai saksi.

Namun tak menutup kemungkinan dari hasil pemeriksaan itu, polisi akan meningkatkan status kesembilannya menjadi tersangka. "penetapan tersangka itu itu nanti, kan diperiksa dulu, kemudian terduga pelaku kita konfrontir dengan korban, lalu gelar perkara kemudian penetapan tersangka," kata Kasat Reskrim, AKBP. Hermawan, di Polresta, Jaksel, Selasa (31/7).

AKBP Hermawan menambahkan sedianya sembilan orang tersebut akan diperiksa pagi ini namun dengan alasan masih menjalani kegiatan belajar mengajar sehingga pemeriksaan diundur siang nanti. "Karena permintaan sekolah mereka mau sekolah dulu, jadi mereka belum bisa datang pagi karena masih sekolah, Mereka akan datang setelah jam sekolah, sekitar jam 2 atau 3 siang," ucapnya.

Sementara satpam yang diduga melihat peristiwa bulying tersebut, akan diperiksa siang ini, apabila satpam tidak datang akan dijemput paksa. "Sampai saat ini satpam juga belum datang. Kalau nggak datang juga, akan kita jemput paksa," pungkasnya.

Aksi kekerasan yang dilakukan siswa kelas III SMA Don Bosco Pondok Indah terhadap delapan orang siswa kelas I terjadi pada 24 Juli 2012 lalu. Para siswa dibawa ke sebuah tempat dan mengalami sejumlah tindak kekerasan, seperti dipukul, ditendang, hingga disundut rokok. Pihak orangtua siswa korban kemudian membawa kasus ini ke jalur hukum, setelah mediasi yang dilakukan pihak sekolah tidak menemukan titik temu. (ARI)