Berburu Harta Luthfi

Virgin Atlantic Jual Sahamnya di Maskapai AirAsia X

Kuala Lumpur (AFP/ANTARA) – Maskapai penerbangan milik pengusaha asal Inggris, Richard Branson, Virgin Atlantic Airways diperkirakan akan menjual 10 persen sahamnya di AirAsia X kepada para pemegang saham dengan harga lebih dari 21 juta dolar Amerika (sekitar Rp309,6 miliar).


Langkah itu muncul ketika AirAsia X yang berbasis di Malaysia, salah satu maskapai penerbangan jarak jauh di dunia, bersiap untuk masuk dalam bursa saham pada akhir tahun ini.


“Saham tersebut (yang dimiliki Virgin Atlantic) akan diambil Aero Venture dan AirAsia dengan basis pro rata,” kata surat kabar keuangan The Edge.


CEO AirAsia X, Azran Osman-Rani mengatakan kepada AFP bahwa dia tidak mengetahui rencana Virgin untuk keluar dari perusahaan tersebut.


“Kami tidak bisa mengatakan apa-apa. Kami tidak merahasiakan diskusi apapun," katanya.


The Edge mengatakan bahwa setelah penjualan saham, beberapa orang termasuk Tony Fernandes yang merupakan CEO maskapai regional AirAsia, bersama dengan mitra bisnisnya Kamaruddin Meranum, secara kolektif akan memegang 60 persen dari saham AirAsia X.


Sedangkan 40 persen saham sisanya akan dimiliki oleh AirAsia, perusahaan Jepang Orix, dan Manara Consorsium yang berbasis di Bahrain. (ai/ml)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.