Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    Wah, Uang Muka Kreditan Motor Akan Ditertibkan

    • Penerbangan Murah Bikin Repot Petugas ATC  

      Penerbangan Murah Bikin Repot Petugas ATC  

      Tempo
      Penerbangan Murah Bikin Repot Petugas ATC  

      TEMPO.CO , Jakarta:- Presiden Indonesia Air Traffic Controllers Association, I Gusti Ketut Susila, mengatakan bahwa meledaknya jumlah penerbangan murah dinilai ikut berperan besar dalam minimnya petugas di menara pengawas penerbangan (air traffic controller/ATC). Kondisi ini hampir dialami semua bandar udara di Indonesia. Maskapai murah membuat frekuensi penerbangan semakin tinggi, sedangkan jumlah petugas ATC tidak bertambah secara signifikan.

    • Dahlan Iskan Bantah Minta Mundur dari Kabinet  

      Dahlan Iskan Bantah Minta Mundur dari Kabinet  

      Tempo
      Dahlan Iskan Bantah Minta Mundur dari Kabinet  

      TEMPO.CO, Jakarta -- Dahlan Iskan membantah kabar mengenai pengunduran dirinya sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). "Itu cuma isu," kata Dahlan Iskan ketika ditemui di gedung DPD RI, Selasa, 22 Mei 2012.

    • Dahlan Persilakan BPK Audit Merpati

      Dahlan Persilakan BPK Audit Merpati

      Antara
      Dahlan Persilakan BPK Audit Merpati

      Jakarta (ANTARA) - Menteri BUMN Dahlan Iskan mempersilakan Badan Pemeriksa Keuangan untuk mengaudit PT Merpati Nusantara Airline supaya pengelolaan perusahaan itu lebih baik dan transparan. "Bagus juga kalau Merpati diaudit, agar masalah dapat diselesaikan. Bagus di "clear" kan saja," kata Dahlan usai menghadiri Rapat Pimpinan Kementerian BUMN di Kantor PT Pann Multifinance, Jakarta, Selasa. Menurut Dahlan, audit secara menyeluruh Merpati bertujuan untuk mengetahui bagaimana sesungguhnya persoalan …

    Liputan6.com, Jakarta: Membeli sepeda motor sekarang ini relatif mudah, hanya dengan uang muka Rp500 ribu Anda sudah bisa membawa pulang motor yang harganya belasan juta rupiah. Tapi sebentar lagi tidak akan semudah itu. Pemerintah akan mengatur ulang besarnya jumlah uang muka kredit sepeda motor.

    Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), Nuraida mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengeluarkan aturan mengenai down payment (uang muka), khususnya untuk perusahaan pembiayaan. Tujuan pengaturan down payment secara umum agar perusahaan pembiyaan lebih berhati-hati dalam menjalankan usahanya.

    "Kita melihat perkembangan yang cukup tinggi di industri pembiayaan, karena itu akan ada rencana pengaturan down payment (uang muka, red). Karena kita lihat down payment selama ini kan belum diatur. Kami melihat perlu ada aturan down payment, tujuanya supaya ada kehati-hatian di dalam pembiayaan," ujar Nuraida saat ditemui Liputan6.com di Kementrian Keuangan, Kamis (12/1) sore.

    Kedua, menurut Nuraida, juga untuk mengurangi perang tarif, perang uang muka atau saling menurunkan uang muka antar perusahaan pembiyaan. "Dan yang ketiga juga supaya asetnya di perusahaan pembiayaan peminjamannya itu bisa menjadi berkualitas. Jadi intinya agar ada aspek kehati-hatian dalam pembiyaan." tambahnya.

    Nuraida menjelaskan, saat pihaknya telah melakukan pemantauan kondisi atau pemetaan, berkordinasi dengan Bank Indonesia dan juga Asosiasi Perusahaan Pembiyaan Indonesia. Berdasarkan pemetaan dan pemantauan itu, pihaknya akan membuat suatu ketentuan tentang bagaimana perusahaan pembiayaan menjalankan usahanya terkait dengan down payment.

    "Kemudian setelah itu akan ditetapkan Menteri Keuangan dalam bentuk peraturan. Mungkin dalam waktu yang tidak terlalu lama, karena sudah dalam pembahasan. Kemungkinan kuartal pertama atau kedua. Mudah-mudahan pembahasanya tak terlalu lama, sehingga bisa cepat ditetapkan, karena ini sudah dalam pembahasan tahap final," ujar Nuraida.

    Pengaturan besarnya down payment kredit ini menurut Nurida memiliki keuntungan bagi masyarakat yang bisa dilihat dari berbagai sisi. Pertama selain keamanan di bidang ekonomi, dalam dunia industri juga sehat, baik sehat dalam hal pembiyaan juga persaingan perusahaan pembiayaan itu sendiri.

    "Selain itu juga perlindungan bagi investornya maupun nasabah. Nasabah yang belum mampu melakukan kredit mereka banyak memaksakan diri. Karena jika kita lihat statistiknya banyak yang ditarik kembali. Ini kan tidak baik dalam industri. Setelah penarikan juga belum tentu orang bisa melakukan penyelesaian untuk hal itu," paparnya.

    "Jadi tentunya untuk pengembangan ke depan supaya lebih baik. Supaya industri ini lebih stabil, aman dan lebih kehati-hatian," imbuhnya. (mla)

    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    16 komentar

    • Ocit  •  4 bulan yang lalu
      Wah, ga jadi deh ngojek....
    • basahil.  •  4 bulan yang lalu
      dengan dp yang semakin ringan akan membuat omzet penjualan smkn tggi.dan memberikan kesempatan yg seluas2.nya kpd masyarkt untuk memiliki kendaraan....?
      • SENOPATI 3 bulan yang lalu
        jangan dibiarkan dp ringan , nambah laka lantas aja kasihan anak istri jadi korba laka.....apa mau dengan lebih murah dp nyawa saudara kita jadi korban...? kalau perlu sekarang cas money aja biar aman di jalan
    • Acel  •  4 bulan yang lalu
      TERTIBKAN aja APARAT Negara yang kerjanya LOYO !! alasan aja gaji kurang terus
      Bea cukai, kantor pajak dll... diberesin oknum nakalnya yg banyak tuh !!
      HAl ginian malah mau diurusin duluan, Capeek deh pemerintah
    • Yohanes  •  4 bulan yang lalu
      Kurang kerjaan. Ngomong ekonomi itu harus pakai data, jangan cuma ngomong..." banyak yang ditarik..."...lha banyak itu berapa %..... kalau cuma bisa bilang ..banyak, sedikit, mungkin...trend naik, trend turun..tanpa menyebut angka ....yah..anak saya yang kelas 3 SD juga bisa....gak usah jadi pejabat....
    • Pengguna Yahoo!  •  4 bulan yang lalu
      pemerintah juga salah kok malah dpnya yang dipermasalahkan jangan dp nya dong yang ditertibkan tapi perusahaan yang membuat motor yg pajaknya ditingkaykan untuk sebsidi bbm gimana sih
    • Doa  •  4 bulan yang lalu
      uang muka 500 ribu mah H**da..
      makanya selalu tinggi penjualan dengan kompetitor" lainnya
      • SENOPATI 3 bulan yang lalu
        iya ya 500 rbu mrh , jadi mkin murah aja nyawa .........kalau ngk percaya beli motor dp 500 trus ngebut , atau ketabarak motor saking murahnya dp trus mati ...gimana apa mau dibikin murah ...ngk percaya coba ayo beli ...praktekin..
    • Zandal Bolong  •  4 bulan yang lalu
      mau ngutang aja duatur sama pemerintah, ngga jadi beli motor dah
    • haloe2  •  4 bulan yang lalu
      lah ni orang kurang kerjan x y.. mknya ngurusin hal2 g penting.. mkrin dirinya sendiri j biar cpt kaya.. wew.... ap2 kok mwnya diatur... kasian oprng g mampu g dikash kesempatan n kepercayaaan... strsss...
    • ichigo  •  4 bulan yang lalu
      gud job.....jual motor ky jual kacang rebus aja...MM s7..
      • haloe2 4 bulan yang lalu
        mang knp maz... ky yg dah kaya j... oh maav kl mang situ dah ky...
    • SENOPATI  •  3 bulan yang lalu
      saya setuju kalau dp di tingikan aja 50 % biar ngk banya orang kridit , juga ngak banyak orang jadi korban, betuuuuuuuuull
    • Mx Win  •  1 bulan 17 hari lalu
      misalnya DP 3 jt, disubsidi 2,5 jt
      jadi hanya bayar 500 ribu
      hahaha gitu aja koq repot
    • Mx Win  •  1 bulan 17 hari lalu
      Kemungkinan akan muncul istilah SUBSIDI UANG MUKA
      sehingga frekuensi kredit berlaku seperti biasa...
    • Leonard  •  1 bulan 19 hari lalu
      rencana sich mau juga tuh ikutan kredit ..... yach barang 1/2 lusinan gitu dech eit tunggu dulu !!!!! ... ??????? ngak jadi ahhhh mendingan di kumpulin sendiri aja uangnya ...........siapa tau nanti-nanti bisa kebeli APOLLO 11.....111111111111111111111111111111111111111
    • Kanzza occa Abel  •  1 bulan 23 hari lalu
      waduhhhh... q terkejut
    • Abdulrahman Mikdad  •  1 bulan 29 hari lalu
      bnyak komentar sama aja ngak di gubris jga..."
    • Febriyanti  •  2 bulan yang lalu
      iyowes lah opojare,,, wkwkwk

    Artikel Bisnis Terpopuler

    POLL

    Apakah Anda setuju dengan langkah polisi yang siap membubarkan konser Lady Gaga demi keamanan?

    Memuat...
    Opsi Pilihan Jajak Pendapat