Wakil PM Inggris Minta Maaf Terkait Kenaikan Biaya Kuliah

London (AFP/ANTARA) - Wakil perdana menteri Inggris membuat sebuah permintaan maaf publik yang langka pada Rabu karena melanggar janji partainya untuk menghentikan kenaikan biaya universitas saat dia berupaya untuk memperoleh kembali dukungan yang berkurang.


Nick Clegg, yang memimpin Partai Demokrat Liberal dalam koalisi kekuasaan, mengatakan partainya meminta maaf karena mereka tidak dapat menepati janjinya untuk menentang kenaikan biaya kuliah - sebuah janji utama dari pernyataan prinsipnya sebelum pemilu.


Dukungan pada partai sentris jatuh tajam setelah perubahan arah kebijakan terkait isu pada 2010 yang memicu protes besar mahasiswa tersebut.


Dalam sebuah siaran partai pada Rabu, Clegg meminta maaf karena membuat sebuah janji yang tidak dapat ia wujudkan, namun khususnya meminta maaf karena mendukung kenaikan biaya kuliah hingga 9.000 poundsterling (sekitar Rp139,3 juta) setiap tahun.


“Kami membuat sebuah janji sebelum pemilu bahwa kita akan memilih melawan kenaikan biaya dalam keadaan apapun,” katanya dalam sebuah klip video pendek yang dibuat di kediamannya di London bagian barat daya.


“Tapi itu adalah kesalahan. Itu adalah janji yang dibuat dengan niat yang terbaik - tapi kita seharusnya tidak membuat sebuah janji yang yang kita tidak benar-benar yakin kita dapat mewujudkannya.” (kn/ik)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.