Accra (AFP/ANTARA) – Mantan gubernur bank sentral Kwesi Bekoe Amissah – Arthur pada Senin diangkat sumpah sebagai Wakil Presiden Ghana yang baru setelah nominasi dirinya disetujui parlemen.
Bankir yang berusia 61 tahun tersebut dipilih Presiden John Dramani Mahama menggantikan John Evans Atta Millis setelah kematiannya pada 24 Juli.
Ketua Mahkamah Agung Ghana Georgina Theodora Wood memberikan sumpah jabatan kepada Amissah Arthur dalam upacara di parlemen yang dihadiri oleh pejabat senior pemerintahan dan para pendukung partai.
Wakil presiden yang baru mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya pada rakyat Ghana yang memberikan kepercayaan padanya dan berjanji untuk tidak mengecewakan mereka.
“Saya ingin mengucapkan terimakasih kepada semua yang telah mendukung saya selama pemilihan dan disetujui oleh Parlemen Ghana,” ujarnya.
Dia berjanji akan bekerja dengan presiden untuk kepentingan negara tersebut.
Mahama, yang menjadi wakil presiden, bersumpah untuk melayani sisa masa kepemimpinan Mill, seperti yang ditentukan oleh konstitusi nasional Afrika Barat.
Ghana akan mengadakan upacara pemakaman negara bagi Mills antara Rabu dan Jumat.
Pemimpin sebelumnya meninggal lima bulan sebelum pemilihan presiden, di mana ia sedianya ingin mencalonkan diri kembali.
Pemilihan presiden akan dilakukan pada Desember di negara yang dilihat sebagai benteng pertahanan demokrasi dalam wilayah yang sering bergejolak tersebut. (dh/ik)


