Kenaikan BBM

Wali Kota dan Kapolresta Orasi di Pagelaran

Laporan Reporter Tribun Jogja, Mona Kriesdinar dan Hari Susmayanti

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jajaran Muspika Yogyakarta yang dipimpin Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti didampingi Kapolresta Yogyakarta Kombespol Mustaqim tiba di Pagelaran Kraton bergabung bersama warga masyarakat dan para seniman pada Rabu (10/10/2012).

"Mari kita dukung Gubernur dan Wakil Gubernur, untuk terus mengawal cita - cita keistimewaan, dan semakin menyejahterakan masyarakat," jelas Haryadi.

Setelah sambutan dari Haryadi Suyuti, selanjutnya Kapolresta Yogyakarta, didaulat untuk melakukan orasi. "Saya merasa nikmat di Yogyakarta, ini merupakan sejarah yang istimewa bagi saya dan Yogyakarta. Semoga Yogyakarta selalu aman, damai dan tenteram," tandas Kombespol Mustaqim.

Setelah keduanya berbicara, mereka kemudian menyanyikan lagu padamu negeri bersama - sama dengan seluruh elemen keistimewaan.  
Para PNS juga tidak ingin melewatkan momentum pelantikan yang dilakukan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Para pegawai di lingkungan Humas Pemkab Kulonprogo sudah bersiap sejak prosesi pelantikan dimulai. Mereka menyempatkan diri untuk melihat sejarah pelantikan gubernur dan wakil gubernur sejak Undang-Undang Keistimewaan disahkan.

Salah satu pegawai, Heri Widodo mengatakan dirinya ingin melihat pelantikan gubernur DIY secara langsung karena dilakukan langsung oleh presiden. Biasanya pelantikan gubernur dilakukan oleh menteri, sehingga momentum pelantikan Sri Sultan HB X dan Paku Alam IX tidak akan dilewatkan.

"Saya ingin melihat pelantikannya yang dilakukan langsung oleh presiden,"katanya, Rabu(10/10/2012).

Heri berharap setelah dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur, pasangan Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Paku Alam IX bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama dalam mengentaskan kemiskinan.

Setelah prosesi pelantikan selesai, para pegawai di lingkungan humas langsung kembali beraktifitas menjalankan pekerjaannya.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat