MERDEKA.COM, Sekitar 45 pekerja seks komersial (PSK) dari sejumlah tempat lokalisasi dipulangkan pemerintah kota (Pemkot Surabaya, Jawa Timur. Acara pemulangan itu dipimpin langsung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di kantor Keluruhan Putat Jaya, Sawahan.
Dalam pidatonya Risma berharap, mantan pekerja seks tidak kembali ke profesi itu dan memulai hidup baru.
"Jangan pernah berfikir, saya bukan bagian dari sampeyan (kalian), tapi berifikirlah bahwa sampeyan-sampeyan itu juga bagian dari saya. Sehingga bisa berbuat baik seperti yang orang lain lakukan," kata Risma dalam pidatonya di hadapan para PSK yang sebagian menutup wajahnya dengan cadar.
Meski pernah melakukan pekerjaan sebagai pekerja seks, Risma meminta agar mereka tidak berkecil hati saat berbaur dengan masyarakat. Tidak hanya itu, Risma berharap pada pertemuan berikutnya, mereka bisa bercerita mengenai kisah suksesnya.
"Semua orang pasti berbuat salah, jadi jangan berkecil hati. Kalau sekarang sampeyan menutup wajah, ke depan sampeyan akan berani membanggakan diri sebagai bagian dari masyarakat umumnya. Suatu saat nanti, saya ingin sampeyan-sampeyan bertemu dengan saya dan menceritakan keberhasilan sampeyan," kata Risma bijak.
Di sela-sela acara "Alih Profesi dan Pemulangan Sejumlah Wanita Harapan di Kota Surabaya" yang digelar di kantor Kelurahan Putat Jaya, Risma mengatakan, PSK yang dipulangkan berjumlah 48 orang, namun hanya hadir 45 orang.
"Sebenarnya ada 48 orang, tapi yang tiga orang tidak bisa datang. 12 orang dari lokalisasi Dolly dan Jarak, 20 orang dari Kermil dan sisanya dari Benowo dan tempat lokalisasi lain. Untuk di lokalisasi Dolly sendiri, ada sekitar 1000 PSK lebih, jumlah itu dikurangi 12 PSK yang hari ini dipulangkan," terang mantan Kepala Dinas Pertamanan Surabaya itu.
Kenaikan BBM
- Kenaikan Harga BBM Untungkan LorenaTRIBUNnews.com - 4 jam yang lalu
- Menkeu: Kenaikan Harga BBM Tunggu Administrasi SelesaiAntara - 5 jam yang lalu
- BBM Naik, Tarif Angkutan Naik 30-35 PersenTempo - 5 jam yang lalu
- Polisi Pelototi Pelat Nomor Kendaraan Pembeli BBM Tempo - 5 jam yang lalu
- Rizal Kagum Perjuangan Mahasiswa-Pemuda Tolak Kenaikan Harga BBMTRIBUNnews.com - 5 jam yang lalu
- Jelang Kenaikan Harga BBM, Pelni Tunggu PetunjukAntara - 5 jam yang lalu
- PMKS Layak Disubsidi Kenaikan BBMTRIBUNnews.com - 5 jam yang lalu
- Karen: Depot BBM Beroperasi 24 JamAntara - 5 jam yang lalu
- PKS: Kenaikan BBM Berdampak Sistemik Pada BuruhAntara - 6 jam yang lalu
- Polri Evaluasi Pengamanan Aksi Tolak Kenaikan BBMAntara - 6 jam yang lalu
- PKS Minta Pemerintah Atasi Dampak Kenaikan BBMAntara - 6 jam yang lalu
- Polisi Temukan 41 Kasus Penyelundupan BBMAntara - 6 jam yang lalu
- Kominfo: Sosialisasi Harga BBM Lewat SMS Tak Langgar UU ITETRIBUNnews.com - 7 jam yang lalu
- BEI: Kepastian Penaikan BBM Positif bagi IHSGAntara - 7 jam yang lalu
- Menkeu: Kenaikan Harga BBM Kurangi PenyelundupanAntara - 8 jam yang lalu
- PKS Bantah Pasang Spanduk Pro-Kenaikan BBMTempo - 8 jam yang lalu
- Kenaikan Harga BBM Paling Lambat Seminggu Lagi Tempo - 8 jam yang lalu
- Harga BBM Naik, Sorgum Alternatifnya Tempo - 8 jam yang lalu
- Sopir Taksi Dihantui Kenaikan Harga BBMTRIBUNnews.com - 8 jam yang lalu
- Demo Harga BBM Jatuh Korban, Tim Polri ke Ternate Tempo - 8 jam yang lalu
Berita Lainnya
- Walikota Surabaya Diarak Bawa Piala Adipura Kencana 2013
- DPRD Surabaya Minta Jawaban LKPJ Wali Kota
- DPC PDIP Secepatnya Proses Pengganti Bambang DH
- PDAM Diskon Biaya Pasang Baru 50 Persen
- DPRD: Molornya Raperda RTRW Surabaya Rugikan Masyarakat
- Rumah Indekos Menjamur, Pemkot Surabaya Cari Payung Hukum
- Arek-arek Suroboyo di Jakarta Bikin Pagelaran Musik
- Jakarta Perlu Belajar Banyak dari Jawa T …TRIBUNnews.com
- YLKI Imbau Masyarakat Tidak Merokok Hari …TRIBUNnews.com
Pilihan Redaksi
1 - 4 dari 24
PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Artikel Terpopuler
Hari Ini di Yahoo!
1 - 8 dari 44
Artikel Pilihan
Lainnya Dari 
Jajak Pendapat Yahoo!
Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?
Memuat...


Yahoo! OMG