New York (AFP/ANTARA) - Wall Street menguat untuk ketiga hari berturut-turut pada Selasa (Rabu pagi WIB), didukung oleh harapan stimulus lebih dari Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa untuk meningkatkan perekonomian yang lemah.
Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir pada 13.168,60, naik 51,09 poin atau 0,39 persen.
Indeks komposit teknologi Nasdaq naik 25,95 poin (0,87 persen) menjadi 3.015,86, sedangkan indeks saham S&P 500 naik 7,12 poin (0,51 persen) menjadi 1.401,35, mendorong kedua indeks masing-masing di atas tingkat penting 3.000 dan 1.400.
Saham terdorong lebih tinggi "karena investor berspekulasi tentang langkah-langkah stimulus yang akan datang dari ECB," kata analis Wells Fargo Advisors.
"Selanjutnya tindakan Fed juga merupakan katalis positif setelah Presiden Regional Eric Rosengren menegaskan kembali pendiriannya untuk memperluas kebijakan moneter."
Indikator ekonomi tunggal hari, laporan kredit konsumen Federal Reserve pada Juni, menunjukkan pertumbuhan kredit naik 3,0 persen dari Mei, laju terlemah sejak Oktober 2011.
"Meskipun perlambatan pertumbuhan neraca kredit lebih besar dari yang diperkirakan, tidak terlalu mengejutkan berkat kepercayaan konsumen yang lemah dan pertumbuhan pendapatan lemah," kata Timothy Daigle di Moody`s Analytics.
Saham energi, keuangan dan industri diuntungkan dari harapan stimulus lebih lanjut.
Di tengah kenaikan tajam harga minyak mentah, saham energi kelas berat Dow, Chevron dan ExxonMobil, masing-masing naik 0,6 persen dan 0,5 persen.
Sesama anggota Dow, American Express menambahkan hampir 1,0 persen, Bank of America naik 0,4 persen, Caterpillar naik 1,0 persen dan Boeing naik 2,2 persen.
Anggota indeks saham unggulan (blue-chip) berkinerja terburuk adalah Pfizer, turun 2,1 persen, setelah produsen obat Johnson & Johnson mengumumkan mereka mengakhiri uji coba pengobatan penyakit Alzheimer. J&J turun 0,8 persen.
Jaringan toko obat CVS Caremark turun 1,7 persen setelah membukukan laba lebih baik dari perkiraan pada kuartal kedua, namun pendapatannya mengecewakan.
Peritel Home Depot naik 0,8 persen setelah mengungkapkan, pihaknya membeli US Home Systems, perusahaan produk dapur dan kamar mandi serta jasa, dalam sebuah kesepakatan tunai 93,4 juta dolar AS. Saham USHS melonjak 38,3 persen menjadi 12,53 dolar AS.
Harga obligasi turun. Imbal hasil Treasury 10-tahun naik menjadi 1,63 persen dari 1,56 persen pada Senin, sementara pada obligasi negara 30-tahun meningkat menjadi 2,72 persen dari 2,65 persen.
Imbal hasil obligasi bergerak terbalik terhadap harga.(rr)


