Berburu Harta Luthfi

Wall Street Melemah Fokus Beralih ke ECB

  • Menkeu: Keputusan Harga BBM Naik Tunggu Presiden

    Menkeu: Keputusan Harga BBM Naik Tunggu Presiden

    Antara
    Menkeu: Keputusan Harga BBM Naik Tunggu Presiden

    Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan keputusan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsdi pada Juni 2013 masih menunggu keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Harga BBM naik per Juni 2013, karena rencananya memang per Juni, tapi tanggalnya nanti tergantung Presiden," katanya dalam rapat kerja Badan Anggaran DPR dengan pemerintah di Jakarta, Rabu. Chatib mengatakan kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjaga

  • 22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah  

    22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah  

    Tempo
    22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah  

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perumahan Rakyat dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau PT SMF melibatkan delapan bank nasional dan 14 bank pembangunan daerah dalam program kredit pemilikan rumah fasilitas likuiditas pembangunan perumahan (KPR FLPP). Ini tercatat dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani kedua pihak hari ini, Rabu, 22 Mei 2013, di Hotel Le Meridien, Jakarta.

  • Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi

    Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi

    Tempo
    Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Muhammad Chatib Basri menyiapkan dua langkah untuk meredam inflasi. Langkah ini diambil menyusul rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi.

New York (AFP/ANTARA) - Wall Street ditutup melemah pada Rabu (Kamis pagi WIB), setelah Federal Reserve mempertahankan kebijakan moneternya tidak berubah -- sebuah langkah yang secara luas diperkirakan namun mengecewakan mereka yang berharap untuk tanda stimulus ekonomi baru.

Semua mata telah berpaling ke Eropa, di mana Bank Sentral Eropa (ECB) menyelenggarakan pertemuan kebijakannya pada Kamis, di bawah tekanan untuk mengambil tindakan lebih lanjut guna memadamkan krisis utang negara zona euro dan memacu pertumbuhan ekonomi yang tersendat.

Setelah mencetak keuntungan moderat, pasar ekuitas didorong sedikit ke selatan menyusul pengumuman Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang menyatakan tidak ada tindakan baru untuk meningkatkan perekonomian yang melambat.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup 32,55 poin atau 0,25 persen lebih rendah di 12.976,13. Indeks saham unggulan (blue-chip) sudah kembali di bawah tingkat penutupan psikologis 13.000 yang telah terlampaui pada Jumat untuk pertama kalinya sejak Mei.

Indeks saham S&P 500 turun 4,00 poin (0,29 persen) menjadi 1.375,32 dan indeks komposit teknologi Nasdaq turun 19,31 poin (0,66 persen) menjadi 2.920,21.

Pasar saham Wall Street telah ditutup di posisi merah selama tiga hari berturut-turut.

"FOMC hari ini mengecewakan dengan tidak mengumumkan hal baru untuk merangsang ekonomi, bahkan tidak memperpanjang panduan suku bunganya, yang tetap akhir 2014, meskipun pasar sekarang mengharapkan suku bunga akan tetap dalam kisaran target saat ini hingga pertengahan 2015," kata Chris Low di FTN Financial.

Pada awal perdagangan, saham mendapat dorongan dari laporan pekerjaan Juli yang lebih kuat dari perkiraan. Perusahaan pembayaran upah (payrolls) ADP mengatakan, lapangan pekerjaan sektor swasta meningkat 163.000 pada Juli, melambat dari revisi kenaikan Juni 172.000.

Tetapi kontraksi di sektor manufaktur untuk kedua bulan berturut-turut pada Juli, yang dilaporkan oleh Institute for Supply Management (ISM), memperlemah sentimen.

Di antara saham dalam fokus, raksasa media dan kabel Comcast melompat 3,1 persen, setelah melaporkan laba kuartalan mengalahkan perkiraan.

Time Warner naik 1,2 persen. Perusahaan media ini mencatat laba kuartalannya jatuh tidak seburuk yang diperkirakan.

Sementara itu, produsen mobil AS melaporkan penjualan kendaraan baru untuk Juli, dengan Chrysler menempatkan kinerja terbaiknya pada Juli dalam lima tahun terakhir.

Tetapi General Motors dan Ford membukukan penjualan lebih lambat dari setahun lalu; Saham GM tergelincir 0,3 persen dan Ford turun 1,6 persen.

Dalam Dow, Hewlett-Packard memimpin penurunan, jatuh 3,2 persen.

Facebook turun 3,8 persen ke rekor rendah 20,88 dolar AS, turun 45 persen dari harga penawaran awal titan media sosial itu pada Mei sebesar 38 dolar AS.

Harga obligasi mundur. Imbal hasil Treasury 10-tahun naik menjadi 1,54 persen dari 1,49 persen pada Selasa, sementara pada obligasi negara 30-tahun naik menjadi 2,61 persen dari 2,58 persen. Imbal hasil obligasi bergerak terbalik terhadap harga.(rr)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat