Washington (AFP/ANTARA) - Pasar saham Wall Street menyerahkan keuntungan awal yang didorong penguatan laba bank dan peningkatan kepercayaan konsumen pada Jumat (Sabtu pagi WIB), menjadi berakhir secara luas lebih rendah, karena kekhawatiran tentang musim laba mengaburkan optimisme.
Lebih baik dari perkiraan keuntungan kuartal ketiga oleh JPMorgan Chase dan Wells Fargo memberikan saham dorongan awal, tetapi dengan cepat diikuti tindakan ambil untung dan hanya saham unggulan (blue-chip) Dow yang tinggal di hitam - hanya nyaris.
Pada bel penutupan, Dow Jones Industrial Average naik 2,30 poin atau 0,02 persen, menjadi 13.328,69.
Indeks berbasis luas S&P 500 kehilangan 4,25 poin (0,30 persen) menjadi 1.428,59, sementara indeks komposit teknologi Nasdaq bertambah 5,30 poin (0,17 persen) menjadi 3.044,11.
Survei kepercayaan konsumen oleh University of Michigan secara tak terduga naik tajam selama September ke tingkat terbaik dalam lima tahun, membantu pembelian awal.
"Namun, kegembiraan itu berumur pendek karena indeks utama segera jatuh melalui jalur tidak berubah, ke posisi terendah sesi mereka," kata Briefing.com.
Karena, sekitar 230 perusahaan akan melaporkan pendapatan kuartal ketiga pada minggu depan, suasana hati termenung, kata para analis.
Saham JPMorgan berakhir 1,1 persen lebih rendah, di 41,62 dolar AS, meskipun dengan mudah mengalahkan perkiraan dengan laba 5,7 miliar dolar AS, naik 34 persen dari tahun sebelumnya.
Wells Fargo turun 2,6 persen setelah sedikit melebihi ekspektasi dengan kenaikan laba bersih 22 persen menjadi 4,9 miliar dolar AS untuk kuartal ketiga. Investor kecewa sebagian oleh kegagalan ekspektasi pendapatan bank.
Secara keseluruhan, sektor keuangan terkupas 0,8 persen, dengan Bank of America kehilangan 2,4 persen dan Citigroup turun 2,2 persen.
Advanced Micro Devices jatuh 14,4 persen setelah memotong prospeknya, namun produsen chip lainnya cukup stabil, dengan Intel menyusut 0,9 persen untuk hari yang sama.
Tawaran oleh Softbank Jepang untuk mengambilalih Sprint Nextel terus menjadi fokus pada sektor nirkabel AS. Sprint merosot 0,5 persen karena rincian samar tentang kesepakatan yang sedang dibahas.
Pemimpin pasar Verizon kehilangan 1,3 persen, AT&T turun 1,7 persen dan MetroPCS, dalam pembicaraan yang akan diambilalih oleh Deutsche Telekom T-Mobile, naik 2,1 persen.
Harga obligasi AS naik. Imbal hasil Treasury 10-tahun turun menjadi 1,66 persen dari 1,68 persen pada Kamis, sementara pada obligasi 30-tahun jatuh menjadi 2,83 persen dari 2,86 persen.
Harga obligasi bergerak terbalik terhadap imbal hasil. (tp)

