Wanadri Kerahkan Tim Evakuasi Korban Sukhoi

Bandung (ANTARA) - Ketua Ketua Umum Wanadri Ardiles Leonardo Simangunsong mengatakan, pihaknya turut mengerahkan tim pencarian ke lokasi kejadian penemuan pesawat Sukhoi Superjet 100, yang jatuh di Gunung Salak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Sejak Rabu (9/5) malam, kami sudah menerjunkan tim pencarian yang terdiri atas lima orang ke Gunung Salak. Selain itu, kita juga koordinasi dengan pihak terkait seperti dari polisi," kata Ardiles Leonardo ketika dihubungi ANTARA di Bandung, Kamis.

Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung (Wanadri) , merupakan organisasi tertua yang bergerak dalam kegiatan alam bebas


Ia menuturkan, berdasarkan hasil laporan dari anggota di lokasi kejadian, sulitnya medan menuju lokasi kejadian menjadi salah satu kendala yang dihadapi oleh pihaknya.

"Laporan dari teman-teman di lapangan, salah satu kendala yang dihadapi ialah medan yang cukup sulit. Karakter Gunung Salak itu ialah sulit untuk didaki dan harus melewati daerah-daerah cukup ekstrem," katanya.

Dikatakannya, hingga saat ini tim dari Wanadri masih terus membantu proses evakuasi pencarian pesawat Sukhoi Superjet 100 tersebut.

Pesawat Sukhoi Superjet 100 yang sebelumnya diberitakan hilang kontak akhirnya ditemukan tim pencari dalam keadaan hancur.

Pesawat ditemukan dalam kondisi hancur di ketinggian 5.400 kaki di daerah Gunung Salak, Kabupaten Bogor, Jabar. (tp)



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.