Wapres Kecewa Penghargaan Otda Tidak Diraih Sumatera

Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden Boediono mengaku kecewa dengan pemerintah daerah di Sumatera dan Kalimantan yang tidak mendapat penghargaan otonomi daerah berkinerja terbaik, mengingat sebagian besar masih diraih yang berada di Pulau Jawa.

"Dari tadi saya kok tidak mendengar ada pemenang dari Sumatera dan Kalimantan juga dari wilayah Indonesia timur. Tahun depan saya berharap ada pemenang dari mereka," kata Wapres Boediono saat menyampaikan sambutan dalam Peringatan Hari Otonomi daerah XVI 2012 di Jakarta, Rabu.

Hadir dalam acara itu antara lain Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Menteri Riset dan Teknologi Gusti M Hatta, serta sejumlah gubernur, wakil gubernur serta bupati.

Pernyataan Wapres tersebut spontan dilakukan saat dirinya akan mengakhiri sambutan, setelah sebelumnya dilakukan penyerahan penghargaan kepada beberapa pemenang yang langsung diserahkan oleh Boediono.

Kementerian Dalam Negeri menyerahkan penghargaan otonomi daerah kepada tiga provinsi dan 20 kabupaten/kota yang dinilai mempunyai kinerja bagus.

Dari 23 daerah itu, mayoritas di dominasi pemerintahan yang berada di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, sedangkan sisanya berasal dari Jawa barat, Banten dan Sulawesi Selatan.

Dirinya berharap tahun depan pemerintahan di Sumatera, Kalimantan dan Indonesia Timur akan ada yang berkinerja baik sehingga mendapat penghargaan.

Wapres mengatakan daerah yang mempunyai kinerja bagus harus dimulai dengan memperbaiki laporan keuangan.

Semua daerah harus berupaya untuk meraih opini wajar tanpa pengecualian dalam laporan keuangan daerah sebagai awal meningkatkan kinerja bagus.

Boediono juga mengapresiasi agar daerah yang sudah baik memperoleh penghargaan dalam bentuk dukungan finansial.

Mendagri Gamawan Fauzi mengatakan penghargaan otonomi daerah diberikan sebagai bahan evaluasi bagi dalam pelaksanaan desentralisasi pemerintahan ini.

"Ada dua manfaat evaluasi ini, pertama menjadi bahan pembinaan bagi kementerian dan lembaga, kedua menjadi motivasi daerah untuk menambah kinerja lebih baik," katanya.

Gamawan mengatakan tahun berikutnya, penilaian kinerja pemda akan dibagi menjadi tiga klaster. Selama ini, penilaian dilakukan secara sama rata sehingga kompetisi tidak fair.

"Memang ada usulan agar dibagi menjadi tiga klaster, karena kasihan daerah otonom baru harus berkompetisi dengan daerah yang sudah lama," katanya.

Sebanyak 23 daerah terbaik versi Kemendagri yang mendapat penghargaan Otda XVI 2012 adalah untuk kategori provinsi: Jatim, Jateng, Sulsel.

Kategori Kabupaten Sleman, Wonosobo, Boyolali , Karang Anyar, Jombang, Luwu Utara, Kulonprogo, Pacitan, Sukoharjo, Bogor.


Sementara kategori kota Yogyakarta, Magelang, Tangerang, Semarang, Samarinda, Bogor, Sukabumi, Depok, Makassar, dan Cimahi. (rr)




PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.