Warga Balai Bekuak Kekurangan BBM

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ali Anshori

TRIBUNNEWS.COM, KETAPANG - Masyarakat di Kecamatan Balai Bekuak mengeluh kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Pengguna kendaraan roda dua dan roda empat bahkan banyak tidak kebagian BBM, saat mengantre di APMS.

"Kami khawatir dengan kenaikan harga BBM tersebut harga kebutuhan akan terus melonjak, maka kami berharap kepada Pertamina bisa menambah kuota BBM di sana," kata Anggota DPRD Ketapang, Tini kepada Tribun Pontianak, Kamis (12/4/2012).

Tini mengatakan, di Kecamatan Balai Bekuak memang banyak terdapat pertambangan dan perkebunan kelapa sawit. Dia khawatir BBM yang seharusnya untuk rakyat tersebut dilarikan ke perusahaan pertambangan dan perkebunan kelapa sawit.

"Kami bukan menuduh truk yang membeli BBM menggunakan drum, namun mengapa jika sebelumnya BBM di sana cukup sekarang masyarakat tidak kebagian, ada apa sebenarnya," katanya.

Tini mengatakan, seharusnya keberadaan AMPS melayani masyarakat, bukan berpihak kepada perusahaan, sebab hal itu sudah menyalahi aturan. Namun jika melihat kenyataannya demikian tentu saja menjadi tanda tanya.

"Setiap AMPS harus mengutamakan masyarakat, kalau kurang dipertanyakan kemana larinya, kalau kurang kenapa tidak minta penambahan kuota, ini untuk kebutuhan masyarakat," jelasnya.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat