Waspada Perampok Berkedok Pengamen

TEMPO.CO , Jakarta - Kepolisian Resor Jakarta Utara meringkus tiga pria yang berpura-pura menjadi pengamen untuk melakukan pencurian. Para pengamen palsu itu membawa senjata tajam dan menodongkannya kepada korban pengemudi mobil boks terbuka.

»Pelaku bernama Saydi, 24 tahun; Lucky Susanto, 16 tahun; dan Aji Rohmadan, 17 tahun,” kata Kepala Satuan Kepolisian Resort dan Kriminal, Kepolisian Resort Jakarta Utara, AKBP Didi Hayamansyah ketika dihubungi, Ahad, 5 Agustus 2012.

Peristiwa perampokan itu terjadi pada Sabtu, 4 Agustus 2012 sekitar pukul 18.00 WIB. Ketika itu, Christopel Lataro Roset, 41 tahun, dan H. Lubis, 50 tahun sedang mengendarai mobil boks terbuka.

Saat melintas di daerah Jl. Yos Sudarso Jembatan Mambo Tanjung Priuk Jakarta Utara, mereka terjebak macet. Di situ, mereka didatangi tiga orang yang berpura-pura mengamen.

Tiba-tiba salah satu pengamen gadungan itu menodong Christopel dengan senjata tajam. Sedangkan pelaku lainnya mengambil tas kemudian mengopernya kepada temannya.

Di dalam tas itu terdapat dua buah telepon genggam merk Nokia dan Maxtron, uang tunai Rp. 152.000,-, serta tiga buah buku tabungan. Setelah merampas tas tadi, tiga pelaku ini melarikan diri.

Di sekitar lokasi kejadian, kebetulan terdapat anggota Kepolisian Resor Jakarta Utara yang sedang berjaga. Petugas yang melihat peristiwa itu kemudian mengejar pelaku dan membekuknya, serta mengamankan barang bukti.

»Mereka bertiga diancam dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Hukumannya lebih dari lima tahu penjara,” kata Didi.

MITRA TARIGAN

Berita terpopuler lainnya:

Pintu KPK Digembok, Pengamanan Siaga

KPK: Langkah Polisi Persulit Kami

KPK Siap Layani Tantangan Polisi

Begini Jaringan Pornografi Anak Itu Terendus

Perenang Keturunan Jawa, Idola Baru Belanda

Jaringan Pornografi dan Kanibalisme Anak Terkuak

SBY Salahkan Pemberitaan Media Soal Rohingya

SBY Diminta Tak Minta Maaf pada Korban 1965

Politikus PPP, Golkar, PDIP Minta SBY Turun Tangan

BEC Tero Batal Kontrak Titus Bonai

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat