Penghargaan buat SBY

Waspada! Uang Palsu Banyak Beredar di Daerah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Polisi belum menemukan peredaran uang palsu di Kota Jakarta. Peredaran uang palsu marak terjadi di daerah di luar Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, mengatakan sasaran peredaran uang palsu di toko-toko kecil di daerah di luar Jakarta. "Sebab, biasanya proses jual belinya cepat. Tidak bisa mengontrol keaslian uang karena tidak punya alat sinar ultraviolet untuk memeriksa keaslian uang," ujarnya, Selasa (7/8).

Rikwanto menambahkan, di kota besar seperti Jakarta peredaran uang sulit ditembus. Karena sebagian besar toko-toko di Jakarta sudah memiliki alat pendeteksi uang palsu.

Sementara itu, peredaran uang dolar palsu atau dolar hitam banyak di kota besar. "Untuk dollar palsu ini konteksnya penipuan bukan penukaran. Biasanya dari undian berhadiah dan korbannya disuruh untuk mentransferkan sejumlah uang rupiah dengan alasan untuk membayar pajak dolar," terang Rikwanto.

Ia mengimbau apabila ada masyarakat yang menemukan uang palsu, agar segera melaporkannya kepada petugas kepolisian. Selain itu, masyarakat juga bisa menyimpan uang tersebut dan jangan diedarkan.

Sebab, kalau diedarkan ditakutkan yang bersangkutan dituduh sebagai pengedar. Sementara itu, untuk dolar palsu atau dolar hitam, masyarakat juga dapat melakukan pengecekan keaslian uang dengan bantuan alat sinar ultraviolet.


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.