Berburu Harta Luthfi

Wisata Kastil Abad Pertengahan di Belgia

Ghiboo.com - Belgia. Beragam wisata ditawarkan di sebuah negara yang terletak di bagian barat Eropa ini. Salah satunya kunjungan ke bangunan kastil yang tersebar di negara berbentuk kerajaan ini.

Konon, kastil dan bangunan tua di Belgia merupakan tempat tinggal bangsawan dan saudagar kaya. Kini, bangunan-bangunan kastil telah 'disulap' Dinas Pariwisata Belgia menjadi obyek wisata menarik.

Dan beberapa tahun belakangan ini, Dinas Pariwisata Belgia telah mengumumkan pembukaan tiga buah bangunan kastil tua sebagai tujuan wisata. Salah satunya adalah kastil Chateau Rochendaal di Sint-Truiden.

Kastil ini dibangun sekitar tahun 1881 oleh Jean Henri Paul Ulens untuk istri. Di bangunan kastil ini Anda dapat menikmati pesona detil Victoria, mural yang menggoda dan berbagai propaganda zaman Nazi yang mewarnai bangunan megah ini.

Selain kastil Chateau Rochendaal di Sint-Truiden, terdapat pula kastil Chateau de Noisy di Celles yang juga dibuka untuk umum. Bangunan ini awalnya bernama Chateau Mirinda. Dibangun sekitar tahun 1866 sebagai rumah musim panas keluarga kerajaan.

Kastil Chateau de Noisy di Celles memiliki beberapa fitur luar biasa untuk dijelajahi. Selain itu tepat berada disamping bangunan kastil terdapat sebuah menara jam setinggi 55 meter serta langit-langit menawan.

Selanjutnya ada pula Castle of Mesen. Bangunan kastil ini juga dibuka untuk umum. Castle of Mesen disebut sebagai bunglon arsitektur, karena bangunan ini penuh warna.

Castle of Mesen dibangun pada awal abad ke-17 untuk keluarga kerajaan. Setelah dua ratus tahun mengalami proses penambahan dan renovasi, kastil ini dijual dan digunakan sebagai sebuah pabrik di abad ke-19.

Kastil ini juga pernah menjadi pabrik penyulingan alkohol. Pernah menjadi pabrik gula. Dan pernah juga menjadi pabrik pengolahan tembakau.

Tahun 1897, bangunan ini dibeli dan berubah fungsi menjadi sebuah sekolah Katolik yang kemudian mengakhiri proses belajar mengajarnya pada tahun 1970-an. (Berbagai sumber)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.