H+5 Terperangkap

XL Pertimbangkan National Roaming dengan Axis  

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Direktur XL Axiata Hasnul Suhaimi mengatakan XL sedang mempertimbangkan untuk menghentikan kerja sama National Roaming Agreement dengan operator Axis. Lewat kerja sama ini Axis dapat memanfaatkan BTS milik XL.

"Kalau trafik mereka makin besar, lalu jaringan kami sudah tidak kuat, ya kami timbang-timbang lagi kerja samanya," kata Hasnul usai acara penyerahan penghargaan XL Award di Hotel Crown Plaza, Jakarta, Senin, 30 April 2012.

Menurut Hasnul, kerja sama dengan Axis itu berlaku selama tiga tahun dan akan berakhir tahun ini. "Kontraknya akhir tahun ini," katanya. Namun, menurut Hasnul, terbuka kemungkinan untuk dipercepat.

Dalam kontrak tersebut, kata Hasnul, Axis boleh menggunakan semua BTS milik XL. Hasnul tidak mengungkapkan detail dari kerja tersebut, seperti berapa Axis harus membayar ke XL. "Ada angkanya, tapi saya lupa," katanya.

Menurut Hasnul, Axis saat ini sudah tumbuh sebagai operator besar. "Kami minta mereka bangun sendiri. Kerja sama ini sudah lama. Mereka juga sudah besar, tidak usah dibantu lagi," katanya.

Rencananya, XL akan segera melakukan pembicaraan dengan Axis untuk meninjau kerja sama ini. "Akan segera ada pembicaraan, rencananya Juni nanti," katanya.

Head of Corporate Communications Axis, Anita Avianty, mengatakan belum mengetahui rencana XL yang akan menghentikan kerja sama national roaming tersebut. "Kami baru tahu pernyataan Pak Hasnul itu dari Anda," kata Anita saat dihubungi Tempo.

Anita mengatakan melalui kerja sama national roaming tersebut, Axis memanfaatkan infrastruktur yang dimiliki XL. "Ada biaya yang kami keluarkan," katanya.

Kerja sama ini dilakukan Axis agar mampu memberikan layanan dengan cepat. "Selama ini modelnya operator yang punya BTS juga menyewakan ke pihak lain," katanya.

Namun saat ini, kata Anita, Axis secara bertahap di sejumlah area akan mengurangi penggunaan jaringan dari kerja sama national roaming tersebut. Dan menggantinya dengan jaringan milik Axis. "Besok kami mulai dari Kepulauan Riau," katanya.

Menurut Anita, pelanggan Axis tidak perlu panik dengan rencana XL tersebut. Sebab, saat ini Axis terus membangun dan memperluas jaringan infrastruktur. "Kami sudah bisa mengandalkan jaringan kami sendiri," katanya.

Adapun tentang kelanjutan kerja sama dengan XL yang akan berakhir tahun ini, Anita belum bisa memberikan tanggapan. "Itu harus dari Pak Erik Aas (CEO Axis)," katanya.

IQBAL MUHTAROM

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.