Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    Yudhoyono, Komentar Keras, dan Anjuran Jangan Jadi Pembantu

    Vonis mati terhadap Ruyati di Arab Saudi, belakangan ini, bergulir pula ke ranah politik. Banyak pihak yang, seperti diakui Presiden Yudhoyono di konferensi pers bersama tiga menteri di Istana Kepresidenan, pada Kamis (23/6) pagi, menggelontorkan komentar, kritik, bahkan serangan terhadap pemerintah.

    Semua itu, kata Yudhoyono, datang dari pengamat, politisi, hingga anggota DPR. "Itu dibenarkan dalam demokrasi. Negara demokrasi pula memberikan hak pada pemerintah memberi penjelasan...berdasar data fakta logika dan apa saja yang telah dan sedang kita lakukan," kata Yudhoyono.

    Itulah pembuka yang disampaikan Presiden sebelum penjelasan oleh tiga menterinya. Bergiliran, Menteri Marty Natalegawa, Menteri Patrialis Akbar, lalu Menteri Muhaimin Iskandar, "membela diri". Mereka menyebut sejumlah upaya yang telah mereka lakukan terkait kasus Ruyati maupun terkait TKI di luar negeri.

    Usai penjelasan tiga menteri itu, Yudhoyono menyebut bahwa tiap negara punya hukum, adat istiadat, dan budaya yang berbeda. Warga pendatang wajib menghormati kaidah-kaidah itu. Bahkan Presiden mengaku kerap didekati untuk melunakkan vonis mati warga negara lain di Indonesia. Tapi, hampir semua permintaan itu ditolak. Presiden Yudhoyono berkomentar cukup keras: "Kalau ada warga negara kita dihukum mati di negara lain, mengapa warga negara lain lantas kita berikan pengampunan?"

    Menutup konferensi pers, Presiden Yudhoyono mengemukakan harapan masa depannya. "Kita berupaya...di tahun-tahun mendatang, ekonomi tumbuh dan makin terbuka lapangan pekerjaan, apa itu di infrastuktur, manufaktur, pertanian, hingga usaha mikro dan menengah," ujar Presiden.

    Yudhoyono berharap, semua warga negara bersedia menyukseskan semua itu. Terutama juga para pemimpin-pemimpin di daerah. "Saya instruksi gubernur, bupati, walikota, sekuat tenaga menciptakan peluang di daerahnya masing2. Dengan demikian, harapan di masa depan janganlah saudara-saudara kita bekerja di luar negeri di sektor rumah tangga," kata dia.

    Yudhoyono menambahkan, di era globalisasi ini, TKI boleh saja bekerja di luar negeri, tapi lebih baik lagi bila dipekerjakan karena keterampilan yang dimiliki dan karena daya saingnya.

    Amin...

    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    1.772 komentar

    • moestova  •  11 bulan yang lalu
      semua kok pada ngomong seng nggak-nggak,,aku tuh tahu persis nasib mereka disana, ya maklum pensiunan timur tengah, dan akan jadi benang ruwet selamanya kalo dinegara ini penduduk domestik akan termakan oleh pendatang,,,beda sama di timur tengah massss
      liat aja,,warga kita yg gak punya,,,apalagi diluar negeri,,wong didalam negeri aja masih jadi budak,,,betul gakkkkk
    • Radot  •  11 bulan yang lalu
      Membuktikan kalau rakyat Indonesia mental-nya cuma jadi pembantu. Maklum biaya pendidikan cukup mahal, gak berlaku bagi rakyat miskin. Jadi gak heran kalau rakyat Indonesia hanya bermimpi jadi pembantu karena keterbatasan ilmu yg dimiliki.
      • Radot 9 bulan yang lalu
        i don't know what you mean donnie!
    • Anik  •  11 bulan yang lalu
      mau jualan pulsa saja dibikin susah ada aturan clusterisasi, dan pemerintah diam saja jadinya banyak deh yang kehilangan kerjaan. gimana mau bikin lapangan kerjaan. yang kaya semakin kaya yang miskin dibuang saja
      • iyud 8 bulan yang lalu
        bener alias betul sekali,,, harusnya rakyat diajarkan jadi pengusaha bukan jadi tki, dan dibantu dibina jangan cuma diperas. contoh pajak. uang pajak cuma dirasakan oleh se ekor manusia saja. coba klu buat bantu UKM contoh kecil buka autlet/caunter pulsa dll.
      • iyud 8 bulan yang lalu
        begitulah kiranya,,,,,,,,,
    • Andrie_010  •  11 bulan yang lalu
      YTH PAK PRESIDEN...
      Otonomi telah melenceng dari tujuan. Otonomi telah membuat gubernur/bupati/walikota kebablasan. Tak ada pengawasan! Semua permasalahan di daerah mentok. Urusan kepegawaian dan birokrasi pun semakin amburadul. Krn bupati/gubernur/walikota sudah jadi fir'aun kecil. mereka semena-mena mengambil kebijakan demi kepentingan pribadi, keluarga dan golongan mereka sendiri. Infrastruktur hancur, seleksi PNS jadi ajang korupsi, investor jadi penjajah. Bahkan ironisnya, ada kepala dinas yang terbukti berbuat cabul di Bengkulu Utara sampai saat ini tak kunjung dipecat.
      Kemana suara rakyat akan dibawa jika pemimpin di daerah tak lagi memiliki hati nurani. Imej jelek terhadap SBY sekarang ini, tak lepas dari kelakuan pemimpin dan birokrat daerah yang doyan korupsi. Padahal, SBY sendiri yang mengkampanyekan KATAKAN TIDAK PADA KORUPSI. Mana buktinya? jangan salahkan masyarakat jika kemudian slogan itu akan berubah menjadi KATAKAN TIDAK UNTUK DEMOKRAT/SBY.
      Monggo Pak SBY, benahi dari bawah... masih ada waktu, sebelum suara rakyat menjadi Suara Tuhan.
      • Idhas Nurdin 11 bulan yang lalu
        komentarnya kira-kira dibaca SBY - Gubrnur - Bupati/Walikota, mereka kebanyakan sudah tuli walaupun sebenarnya tidak tuli.
      • Kevin 11 bulan yang lalu
        perlu Mas andri ketahui bahwa para gub/bup bukan dipilih oleh Bpk SBY tetapi diajukan oleh parpol, pada waktu mencalonkan sudah ada komitmen pd partai yg mengusung dan pada waktu pemilihan mereka pada dasarnya sudah menghabiskan dana yg begitu besar sehingga pada waktu terpilih yg ada di benak dia bagaimana mereka mengembalikan hutang/duit yg sudah di keluarkan alias aji mumpung pada waktu menjabat
      • Den Bagus 11 bulan yang lalu
        Wah penganut paham aristoteles ini.....suara rakyat menjadi suara tuhan (demos...kratos).....walau 1000 trilyun suara rakyat...ya tetap suara rakyat ....gak akan pernah menjadi suara tuhan...yang bener itu ...klo DEMOkrasi yang dimotori oleh partai DEMOkrat tidak memuaskan rakyat, maka akan menghasilkan DEMOnstrasi. Dan hal ini akan terus terjadi berulang2 di sepanjang sejarah........
    • Prima_OneSix_One0  •  11 bulan yang lalu
      Yang tidak ada Suaranya itu FPI , dimana engkau gerangan ....Ayo warga Arab belum di SWEEPING ???.FPI...ayo tunjukkan jati diri......mu
      • Leo Karta 11 bulan yang lalu
        FPI takut karena donaturnya Arab sih
      • Toni 11 bulan yang lalu
        ya, saya setuju....
      • Angel 11 bulan yang lalu
        FPI nya lg tidur kalee, jd kagak denger... :))
    • Pribumi Menjajah Rakyatny ...  •  11 bulan yang lalu
      Islam memang pemikiran zaman batu yg terbelakang. Hei orang2 yg masih meng-agung2kan pemikiran zaman batu ini, sadarlah! kalian itu dibodohi, dipecundangi dan diperalat oleh segelintir elit berkedok agama Islam yg memperkaya diri dan golongan sendiri di atas kebodohan ummat!
      Islam melindungi dan menghormati posisi kaum wanita??? Wakakakakakakaka... what a joke!!! Tunggu sampe anda jadi seperti Teh Ninih, saya mau dengar jawaban anda!
      Islam agama damai dan agama kasih sayang??? Tanya Ruyati yg sudah dipancung di tanah "suci"! Tanya ribuan TKI yg disiksa, diperkosa, dianiaya bahkan dibunuh oleh orang Islam yg begitu di-agung2kan di (katanya) tanah Arab brutal yang "suci" geto loh.
      Kok ndak pernah dengar ya TKI dipancung dan dibuntingi di negara "kafir" spt Jepang, Hong Kong, Taiwan, USA, Holland?
      Saya ndak tau pemikiran anda, kalo saya kok mending kerja di so-called negara โ€œkafirโ€ tapi saya selamet, hidup, nyawa dan harga diri saya dihargai dan saya bisa pulang ke tanah air dgn selamat dan bukan hanya tinggal nama.
      Mati di so-called tanah Arab yg katanya โ€œsuciโ€ geto loh langsung masuk surga??? Bener lu ngga salah? Berarti semua org Arab termasuk yg sadis keji brutal penyiksa pemerkosa pembunuh masuk surga semua donk??? Surga macam apa itu??? Hai orang2, sampai kapan kalian mau DIBODOHI??? Tuhan YME memberikan kalian karunia otak yg sempurna dan baik fungsi, pakailah itu!!! Biar ngga sia2 dan mubazir pemberianNya!!!
      • Sinchan 11 bulan yang lalu
        Tuhan maha pemurah...loh koq manusianya pake pancung sgala??!!!... mana ajaran yg kau dapat?...
      • Pribumi Menjajah Rakyatny ... 11 bulan yang lalu
        Islam adalah pemikiran terbelakang zaman batu yg sudah tdk sesuai lagi dgn zaman modern sekarang. Saya heran begitu BODOHnya banyak rakyat Indonesia mau2nya dibodohi oleh imam dan pemimpin agama Islam.
        Islam agama damai??? Islam agama kasih sayang??? Islam agama pintar??? Yang saya tahu malah Islam itu agama sadis, jahat, kejam, keji, bengis, beringas, anarkis, perusuh, perusak, penjarah, perampok, pencuri, pembunuh, pokoknya yg jelek2 dan bodoh2!!! Katanya Islam adalah agama bersih??? Ngga salah man??? Kalo bener Islam adalah agama bersih, mestinya Indonesia jadi negara terbersih di dunia donk!!! (secara mayoritas penduduk Indon ngakunya agama Islam), tapi kenyataannya??? Indon merupakan negara terkotor dan terkorup di dunia!!! Pemerintah dan pejabat2nya yg sebagian besar agama Islam KORUUUUPPP!!!! Boro2 mikirin kesejahteraan rakyat! Yg ada gimana gw bisa garong duit rakyat dan memperkaya diri dan kroni2 gw mumpung gw njabat!!!! Kalo di TV senyum2, nyebut2 "alhamdulilah" dan celoteh2 bhs Arab lainnya, tapi di belakang, GARONG DUIT RAKYAT!!! Namanya aja MUHAMAD Nazaruddin, tapi kelakuannya KORUUUPPP!!! Yah, apa mau dikata? Islam geto loh.... kebanyakan jedok2in kepala di lantai kale, sampe error!!!
        Eh omong2 FPI anjink kudis ---- mana ye? Ini udh jelas2 WNI mati dipancung kok mereka adem ayem aje? Coba kalo kejadiannya di Amrik, wah udah panas tuh Jkt!!! Dasar FPI piaraan jenderal2 KORUUUPPP!!! Keliatan banget rekayasanya dan BODOHnya!!!! Eh, laen kali kalo rekayasa yg pinter dikit napa??? Jgn beraninya ama Miyabi lah, tempat hiburan lah. Kalo jantan tuh demo Kedubes Arab Saudi udh menjatuhkan harga diri bangsa!!! WNI dipancung, pemerintah RI dikasi tau aja kagak!!! Hehehehe.... menyediiiiihhhhkan emang negara ini!!!! Tapi gapapa, terusin aja, biar semakin hancur lebur ber-keping2 negara ini dan kedepannya jadi jajahan China...... amin.....
      • Wishnu 11 bulan yang lalu
        wakakakaka sadis... tapi sayangnya anda benarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
    • h2s165  •  11 bulan yang lalu
      Wahai para pemerhati masalah TKW Di Arab Saudi khususnya Migran Care dan Masyarakat Seluruh Indonesia. Kasus Ruyati adalah satu dari Puncak Piramida kasus2 TKW Di Arab Saudi.
      Saya bekerja Di Arab Saudi selama 8 th Di Kontraktor khusus utk proyek2 Saudi Aramco.
      Saya tahu persis bahwa tidak jauh dari Masjidil Haram, ada pasar yg namanya populer di kalangan orang Indonesia yaitu Pasar Seng. Nah, di belakang Pasar Seng tsb banyak jalan2 sempit naik turun, dan sekitar daerah tsb terdapat ratusan TKW yg terlantar yg utk sementara disembunyikan oleh jaringan orang2 Jawa Timur. Keadaan mereka sangat memprihatinkan. Yang kemarin berada Di bawah jembatan layang itu, yg banyak ditayangkan oleh Media itu, hanyalah tidak lebih dari 5 % nya. Yg dibawah jembatan layang tsb adalah yg sdh betul2 sdh lolos dari sekapan jaringan. Selama dlm sekapan jaringan, mereka sering dijual ke polisi2 sekitar Mekkah dan Jedah. Dan bahkan seorang sopir dari Indonesia pun bisa membawa mereka utk beberapa hari dg membayar beberapa lembar real dg cara dibuatkan Surat Nikah Palsu dan sdh barangtentu utk urusan syahwat. Mereka para TKW tsb sama sekali tak berdaya krn tak punya pasport (passport msh dimajikan), tak punya uang. Dan utk bisa pulang mereka hrs mau menjual diri, mengumpulkan uang dikit2 kemudian menjual diri lagi ke polisi2 sambil merayu polisi2 tsb agar dibuatkan surat pengantar utk beli tiket. Surat pengantarnya seolah-olah mereka adalah jemaah Umrah Indonesia yg tersesat dan ketinggalan dari rombongannya. Perlu diketahui bahwa pemerintah arab saudi ada anggaran utk memulangkan jemaah umrah yg tersesat ke seluruh penjuru dunia. Dan ini dimanfaatkan oleh polisi2 sekitar Mekah dan Jedah. Jadi polisi2 tsb syahwatnya terpenuhi + dpt real dari jaringan (utk nebus tiket) + uang dana pemulangan jemaah umrah yg tersesat (msk kantong). Jaringan orang2 indonesia yg menyembunyikan mereka juga memberi upeti ke polisi2 tsb setiap minggu. KBRI Di Riyadh dan juga KJRI Di Jedah sudah tahu mengenai ini, tapi mereka menutup mata alias memBUTA kan MATAnya. Kalau ada pihak yg mau melakukan investigasi di sana, misal Migran Care, lakukan secara diam2, jangan mencolok dan saya jamin hanya butuh 2 minggu utk bisa tahu segalanya, karena ini sdh bukan rahasia lagi di kalangan pekerja indonesia disana terutama sopir2 yg butuh pelampiasan syahwat. Jangan mengharap apa2 dari yg namanya Kemenlu, Depnaker dan PJTKI. Mereka setali tiga uang dg KBRI dan KJRI. Semoga para TKW yg terlantar tsb DIBERI KETABAHAN DAN KESABARAN. AMIN. (yg baca coment ini sebarluaskan )
    • dr.angka  •  11 bulan yang lalu
      Saya adalah seorang tki arab saudi tp sbg sopir, sy sudah sedikit tau kehidupan, adat istiadat serta hukum yg berlaku di negara tersebut, sy menyarankan kepada pemerintah indonesia kalau bisa stop total pengiriman PRT ke saudi arabia, banyak sekali para PRT mendapatkan perlakuan kasar dari majikan, sy sendiri pernah menolong seorang tkw yg kabur dr majikan, setelah sy tanya kenapa kabur, dia jawab majikan sy galak, sering main pukul, dan dia mendapat fitnah dituduh mencuri hp, dan gaji macet kerja selama 11 bulan dia baru menerima 3 bulan gaji, dan dia berusaha minta sisa gaji selama 8 bulan malah di jawab aku ga akan gaji kamu sampai kamu pulang karena kamu ngambil hp sy kata si majikan, itu penyebab tkw tersebut kabur, dan satu lagi permohonan dr kami atas nama TKI Saudi adakan kembali pemulangan masal menggunakan kapal laut sebab masih banyak para tki ilegal yg mengharapkan kebijakan pemerintah dengan cara itu, ini sedikit cerita pengalaman, kepada pemerintah indonesia mohon diperhatikan
    • Gradian  •  11 bulan yang lalu
      Bapak Presdidenku tercinta, mereka mengadu nasib ke luar negeri karena di negeri sendiri mereka tidak punya harapan kerja.
      Ketika mereka jadi petani, hasil taninya kurang dihargai (setiap kali panen raya harga sembako harus murah) mengapa tuntutannya harus turunkan harga sembako (yang menguntungkan warga non petani) seharusnya itu naikkan upah atau penghasilan agar rakyat kita bisa membeli makanan produksi bangsa sendiri. tidak seperti sekarang yang selalu makan makanan impor mulai dari beras hingga bawang yang yang digunakan sebagai bumbu masak.
      Saya cinta sekali negeri ini, tetapi mengapa bangsa ini menganaktirikan petani yang tidak pernah mengeluh ataupun ikut berdemo.
      ayo bangsaku kita harus mulai menghargai dan membeli produksi bangsa sendiri, bisa kita mulai dari produk pangan sehari hari kok.
      saya cinta indonesia
    • Agus Fatih  •  11 bulan yang lalu
      Pada tahun 2000-2007 Saya menjadi TKI di Arab Saudi, kata Majikan Saya : Agus.. di negaramu kayu ditancapkan ke tanah kemudian kamu tinggal ke Arab selama 2 tahun, pulang kayu itu sudah berbuah (bisa dipetik hasilnya -red). Di negaraku Arab Saudi menancapkan kayu di tanah, kalau tiap hari tidak disirami air, tidak akan tumbuh menjadi pohon.. mati karena kekeringan.. dan airnya pun harus beli... Kenapa Rakyatmu banyak yang jadi TKI...?
      Pich... Sakit hati ini....
      Semoga Bpk Presiden bisa mengambil hikmahnya dari semua ini....
    • Susilo  •  11 bulan yang lalu
      KALAU ORANG ARAB DIBANTAI ISRAEL. FPI LANGSUNG TURUN KEJALAN BERDEMO. ORANG INDIONESIA DIBANTAI ORG ARAB.FPI TENANG TENAMG SAJA. KENAPA? KARNA FPI ADALAH FRONT PEMBELA ORANG ARAB? KENAPA? KARENA KETUA FPI ADALAH KETURUNAN ARAB.
    • gunung gangsir  •  11 bulan yang lalu
      FPI, DIMANA SUARAMU YANG INDAH,.....TINGKAH LAKUMU YANG MANIS, WAJAHMU YANG WARNA WARNI ( karena ada orang asingnya ) TUTUR KATAMU YANG MENYEJUKKAN ?
      KOMENTARLAH DI FORUM INI.
      BAPAK RIZIK, BERKOMENTARLAH DI FORUM INI ! KAMI SEMUA KANGEN DENGAN TUTUR KATAMU YANG SANGAT-2 INDAH.
    • BAR  •  11 bulan yang lalu
      Sadarkah kita semua akan negeri ini, bangsa ini,
      yang katanya dulu pernah menjadi MACAN ASIA.
      sekarang menjadi kucing asia
      apakah sang macan sedang tidur...............
      Korupsi dimana-mana...sudah mendarah daging
      untuk menjadi PNS pun hanya orang-orang yang berduit yang mampu membayar ( ini bukan lagi rahasia umum)
      orang orang berangkat ke negeri lain dengan harapan dan impian yang besar buat keluarganya

      YA ALLAH BERIKANLAH KAMI PEMIMPIN YANG TAKUT AKAN DIRIMU, YANG TAKUT AKAN API NERAKA MU.
      DAN SADARKANLAH PARA PEMIMPIN-PEMIMPIN KAMI YANG TERSESAT DI JALANMU.
      AMIN
    • Sparta Ichramsyah Backrie  •  11 bulan yang lalu
      assalamualaikum wr wb

      wong banyak yang difitnah, pie toh?
      fakta, budaya, adat istiadat sudah kelengkahi,
      mana iso berkata hukum lagi? kerena cacat lah sudah hukum itu sendiri.
      kaya hukum rimba toh? yang kuat yang menang.
      iki yang kaya raya yang menang.

      wong sudah banyak info dari para tkw sendiri yang bercerita bagaimana majikan pada umumnya memperlakukan wong Indonesa disana. Indonesa gak dianggap. Dan sementara pemerintah kita terlalu lamban didalam menanggapi ini. malah kadang suka pincang sebelah terhadap rakyat kecil yang telah bersusah payah menjual tanah mengumpulkan modal buat buat iso brangket bekerja ke tanah seberang dan berakhir dengan dihukum mati.

      peristiwa iki ora pertama kaline. melulu saja sodari kita yang disalahkan, dipojokken bahken diabaiken sama skali oleh pemerintah sini. seolah olah bangsa arab di Dewa ken.
      [mereka seolah olah dianggep tanpa dosa seperti Tuhan]

      pilu rasane mendengar cerita cerita tkw yang diperlakukan demikian di Arab. malah di tanah bangsa pagan, yang berbudaya jauh berbeda sekali dengan kita seperti Taiwan dan hongkong,

      "yang bukan negara MUSLIM"
      seperti di Arab yang hampir keseluruhan rakyatnya sama seperti kita sholat 5 waktu sehari, justru para tkw kita dapat bekerja dengan penuh rasa sukur, dan malah mendapetkan acungan jempol di berita telepisi mereka, kerana bangsa kita diakui adalah bangsa yang rajin dan sholeh, pagi pagi bangun sudah sembahyang, abis sembahyang bersih bersih rumah kemudian ngejaga nenek dsb.

      memang terutama dalam negri dl yang harus di rombak. biar dimasa mendateng gak kejadian lagi peristiwa seperti di arab sana.
      Wassalam
    • abu Fiqra  •  11 bulan yang lalu
      kalau memang bener mau di tutup pengiriman tki,,,saya setuju tapi jangan dari depan di tutup dari belakang dibuka muak aku jadinya.saya udah lama jadi tki udah tau ge mana pri laku orang arab.hukum cuma untuk orang luar,cuman kita sabar karna kebutuhan.semua tkw tidak ada yg bermaksud jahat.saya sebagai sopir perumahan masih bisa istirahat tapi yg namanya pembantu paling tidur 4jam..kami mohon sama bpk presiden segera menutup total pengiriman tkw.orang arab,,islam dipake kedok prilakunya lebih dari binatang...saya ini bicara pakta bukan ngada2
    • wcilik39  •  11 bulan yang lalu
      BAPAK PRESIDEN YG TERHORMAT;KAMI MENGHARAP OMONGAN BAPAK ITU BENAR2 TERWUJUD ARTINYA BUKAN OMDO ALIAS OMONG DOANG,INDONESIA ITU KAYA AKAN SUMBER ALAM,MINYAK,GAS,EMAS,TEMBAGA,BATU BARA,NIKEL,DAN PERTANIAN,TAPI KENAPA PEMERINTAH TIDAK BISA MENBANGUN LAPANGAN KERJA SENDIRI DI NEGERI INI??????????????????,MALU DONG AMA MALAYSIA NEGARANYA KECIL TAPI MAKMUR SEJAHTERA ,AMAN DAN SENTOSA.
    • Neng Iteung  •  11 bulan yang lalu
      Kebanyakan para majikan Arab Saudi memang dah keterlaluan pembantu benar2 di jadikan budak....Banyak di antaranya dah hbs kontrak pun tidak di pulang kan....Bgmn cara kerja Kedutaan Indonesia yg ada Di Arab Saudi.....Dan Untuk Semua PJTKI jgn cuma pemberangkatanya aja yg cepat...tp sampai di sana kaya org di buang
    • Tweety  •  11 bulan yang lalu
      Bapak..yang dibutuhkan rakyatmu ini adalah PENGHIDUPAN yang LAYAK..kenapa mereka mau mengadu NASIB di negeri orang jika didalam negeri KEBUTUHAN mereka terpenuhi??kenyataannya NEGARA seolah tutup mata kan akan nasib MEREKA??
      Daripada bapak komentarin TKI mendingan usut aja anak buahmu yang sudah makan uang RAKYAT yang menyebabkan rakyatmu menderita..
    • Okky Ciicutebonitha  •  11 bulan yang lalu
      lebih baik dstop ajalah TKI ke arab saudi.
      lebih baik kita introspeksi diri di negeri sendiri,
      dg cara melunakkan pinjaman utk usaha kecil dan menengah.
      dg itu bisa membantu memperluas lapangan kerja.
      atau bahkan menciptakan lapangan kerja.
    • Mantan tki Mojokerto  •  11 bulan yang lalu
      Sebaiknya pemerintah kirim FPI ke Arab sebagai TKI biar terbuka mata mereka
    POLL

    Apakah Anda setuju dengan langkah polisi yang siap membubarkan konser Lady Gaga demi keamanan?

    Memuat...
    Opsi Pilihan Jajak Pendapat