1.000 ARMY dan BLINK Tandatangani Petisi #Tokopedia4bumi

Rochimawati
·Bacaan 2 menit

VIVA – Dalam waktu enam hari setelah petisi #Tokopedia4bumi dibuka, sebanyak 1.000 ARMY dan BLINK telah menyatakan suaranya yang meminta Tokopedia segera bergerak ikut menyelamatkan bumi dari krisis iklim.

Petisi yang diinisiasi oleh gerakan Kpop4planet ini dimulai pada 21 April, dengan tujuan mendesak perusahaan e-commerce terbesar di Indonesia itu untuk menggunakan 100% sumber energi terbarukan pada 2030 mendatang.

Petisi pada tautan tokopedia4bumi.kpop4planet.com adalah sebuah gerakan solidaritas yang kuat dari para fandom Kpop di seluruh dunia. Para ARMY dan BLINK adalah fandom band Kpop BTS dan Blackpink yang menjadi brand ambassador Tokopedia pada awal tahun ini.

“Kami sangat senang dalam enam hari petisi ini sudah mencapai 1000 penanda tangan. Target kami selanjutnya adalah 2030 penanda tangan. Petisi yang kami bangun akan langsung terkirim ke email CEO Tokopedia Bapak William Tanuwijaya. Dan kami berharap para penggemar Kpop lainnya akan beraksi bersama kami untuk membuat suatu perubahan. Karena kami ingin terus bernyanyi bersama idola kami dalam bumi yang sehat,” ujar Nurul Syarifah dari Kpop4planet, dari keterangan tertulisnya.

Blink Official Indonesia, fandom dari grup wanita asal Seoul itu juga memastikan akan terus menyampaikan suara mereka melalui petisi kepada Tokopedia. Mereka berharap, perusahaan unicorn Indonesia tersebut mau menjadi bagian dari RE100, yakni inisiatif global yang menyatukan bisnis paling berpengaruh di dunia yang mendorong transisi ke 100% energi terbarukan.

“Blink Official Indonesia (BOI) dan Kpop4planet akan terus menyuarakan dan mengumpulkan tanda tangan agar Tokopedia menyatakan perubahannya dan menjadi contoh baik sekaligus jadi bagian dari dari RE100 di tahun 2030. Blackpink adalah ambassador dari UNFCCC untuk KTT Iklim PBB ke-26 COP26, dan mereka juga berkampanye tentang kesadaran pentingnya penggunaan energi. Kami sangat menunggu respons baik dari Tokopedia,” sebut mereka dalam pernyataan resminya.

Diperkirakan, saat ini jejak emisi karbon Tokopedia telah meningkat secara signifikan seiring dengan pertumbuhannya yang pesat dalam lima tahun terakhir. Untuk mendukung operasinya, Tokopedia menyewa pusat data di seluruh negeri. Konsumsi listrik untuk pusat data tersebut menghasilkan emisi karbon yang sangat tinggi, dengan dominasi dari energi fosil seperti batu bara.

Di berbagai negara di dunia, rencana dekarbonisasi sudah menjadi tren bisnis dan diimplementasikan oleh perusahaan teknologi global seperti Amazon, Google, Netflix, dan Apple, serta rekan Tokopedia dan perusahaan merger potensial yaitu Gojek.

Dalam petisinya Kpop4planet meminta Tokopedia untuk:

1. Menjadi contoh sebagai perusahaan e-commerce terkemuka di Indonesia dan berjanji untuk mendapatkan listrik dari 100% energi terbarukan (seperti energi surya dan angin) pada 2030.
2. Mengungkap jejak karbon yang dihasilkan untuk operasional perusahaan kepada publik.
3. Menetapkan rencana dekarbonisasi jangka panjang sesuai dengan standar internasional seperti Perjanjian Paris.