1.000 Lilin dari Bogor untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Merdeka.com - Merdeka.com - Ribuan suporter sepak bola, berkumpul dan menyalakan di pelataran Stadion Pakansari, sebagai bentuk penghormatan kepada para Aremania yang tewas dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (2/9) malam.

Aksi penyalaan 1.000 lilin tersebut, diinisiasi suporter sepak bola, tanpa melihat lagi klub apa yang mereka bela. Mereka datang, membawa dan menyalakan lilin, kemudian berdoa untuk Aremania, sembari berharap, tragedi Kanjuruhan tidak pernah terulang lagi.

"Pada dasarnya, kita atas nama bangsa, kita sudah satu bahwa memang duka mereka duka kita juga, sakit mereka sakit kita juga, apalagi ini salah satu tragedi terbesar di dunia sepakbola," kata Ketua Umum Kabomania, Heri Herman.

Para supoter yang datang ke Stadion Pakansari, menggunakan atribut dari berbagai klub, seperti Persikabo, UPCS, Persija, Arema, Persib dan berbagai klub lainnya. Ini membuktikan bahwa mereka bisa bersatu di tengah perbedaan.

"Ini pelajaran buat semua, baik kami sebagai suporter, maupun aparat. Pihak broadcast juga ini harus dijadikan bahan evaluasi untuk kejadian malam 1 Oktober di Kanjuruhan Malang," tegasnya.

Menurutnya, penyalaan 1.000 lilin sebagai bentuk duka cita dan suportif kepada Aremania dan keluarga yang ditinggalkan dalam tragedi tersebut.

"Ini memang spontanitas kita lakukan, surat undangan terbuka pun baru kita buat tadi siang, makanya kami awalnya tidak muluk-muluk, berapa pun kawan yang hadir tetap kita adakan acara ini, tapi luar biasa, saya mengapresiasi kawan-kawan yang hadir malam ini, dari berbagai elemen," tegasnya. [ray]