1.200 calon haji Kepri dijadwalkan berangkat pada tahun 2023

Kantor Wilayah Kementerian Agama Kepulauan Riau menyebutkan sebanyak 1.200 calon haji di wilayah setempat dijadwalkan berangkat pada tahun 1444 H/2023 M.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kepri Mahbub Daryanto menyampaikan kuota haji tersebut sesuai dengan jumlah penduduk beragama Islam di Kepri.

"Jatah Provinsi Kepri 1.200 orang sesuai dengan jumlah penduduk Muslim di Kepri. Kuota itu belum berubah sejak 10 tahun lalu," kata Mahbub saat dihubungi di Batam, Selasa.

Ia menyampaikan untuk masa tunggu haji di Kepri sekitar 20 tahun.

Lebih lanjut Mahbub menambahkan terkait penambahan kuota haji di Kepri, pihaknya masih menunggu arahan selanjutnya dari Kemenag RI.

"Masih menunggu Pemerintah Arab Saudi juga karena mereka yang menentukan. Menag sedang me-lobby jika ada jatah negara lain yang tidak terisi agar dapat diberikan untuk Indonesia," ujar dia.

Baca juga: Kemenag: Masa tunggu keberangkatan haji di Batam 23 tahun

Baca juga: Menag ajukan penambahan kuota haji 2023 hingga 100 persen


Menurut Mahbub, terkait penetapan biaya haji masih akan dibahas pemerintah bersama Komisi VIII DPR RI yang kemudian akan ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres).

Pada keberangkatan haji tahun 2022 dilakukan pembatasan seperti jamaah yang berusia di atas 65 tahun tidak diperbolehkan untuk berangkat.

Calon haji Kepri yang berangkat ke Tanah Suci Mekkah pada 1443 Hijriah atau tahun 2022 Masehi sebanyak 589 orang.

Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Batam Kepulauan Riau menyebutkan kuota haji tahun 2023 di kota itu sebanyak 600 orang.

Sebelumnya Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam Zulkarnain di Batam, Senin (9/1) mengatakan untuk tahun 2023 pemberangkatan haji akan kembali normal seperti sebelum pandemi COVID-19.

"Kami akan memberangkatkan sekitar 600 jamaah, kemarin (haji 2022) kita hanya dapat 50 persen sekitar 300 jamaah," kata Zulkarnain.

Baca juga: Kuota haji Indonesia 2023 sebanyak 221 ribu orang, tanpa batas usia

Baca juga: Kemenag akan minta kuota haji ditambah pada Muktamar Perhajian 2023