1.300 Siswa SMAN 2 Tambun Selatan Diliburkan

TEMPO.CO, Bekasi -- Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Abdul Rofiq, mengatakan, dampak kebakaran di SMAN 2 Tambun Selatan, aktivitas belajar-mengajar di sekolah tersebut diliburkan selama dua hari ke depan. "Kami bakal mencari tempat pengganti sementara," ujar Rofiq.

Namun dia belum menentukan lokasi sekolah sementara. "Kami bakal mencari lokasi yang dapat menampung sekitar 1.300 siswa di sekolah tersebut," kata Rofiq. Ia menyebutkan, akibat kebakaran tersebut, sedikitnya 30 dari 32 ruangan yang ada di SMA tersebut ludes terbakar. Di antaranya 10 ruang kelas, satu ruang OSIS, ruang wakil kepala sekolah, laboratorium komputer dan IPA, serta ruang kesenian dan kantin sekolah.

Menurut Rofiq, kerugian yang ditaksir atas kejadian itu mencapai ratusan juta rupiah. "Yang jelas, kami bersyukur tidak ada korban dalam insiden itu," ujar Rofiq. SMAN 2 Tambun Selatan ludes terbakar pada Sabtu malam, 26 Januari 2013. "Hampir seluruh ruangan di sekolah tersebut terbakar," ujar Kepala Sub-Bagian Humas Kepolisian Resor Bekasi Kabupaten, Ajun Komisaris Bambang Wahyudi, kepada Tempo, Ahad, 27 Januari 2013.

Menurut Bambang, penyebab kebakaran yang menimpa sekolah unggulan itu masih diselidiki oleh tim identifikasi Polres Kabupaten Bekasi dan Pusat Laboratorium Forensik Polda Metro Jaya. Namun, dari keterangan beberapa saksi, sementara disebabkan oleh korsleting listrik atau tabung gas yang meledak di kantin sekolah.

MUHAMMAD GHUFRON

 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.