1,47 Juta Nakes Bakal Disuntik Vaksin Covid-19 Ketiga Pakai Moderna Pekan Depan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mengatakan Pemerintah akan segera melakukan program Vaksinasi ke-3 (Booster) untuk 1,47 juta Tenaga Kesehatan yang bekerja di garis terdepan dalam penanganan Covid-19.

Rencananya program Vaksinasi ke-3 (Booster) akan dilakukan mulai minggu depan, dan teknis pelaksanaannya akan diatur oleh Kementerian Kesehatan

“Bahwa arahan bapak presiden vaksinasi ketiga booster untuk tenaga kesehatan ini juga akan segera diatur oleh Menteri kesehatan oleh Kementerian Kesehatan. Dan Booster ini bisa dilakukan untuk 1,47 juta tenaga kesehatan yang tentunya kita harapkan ini bisa meningkatkan imunitas daripada tenaga kesehatan kita,” kata Airlangga dalam konferensi pers PPKM Darurat Luar Jawa-Bali, disiarkan di Youtube PerekonomianRI, Jumat (9/7/2021).

Secara lebih lanjut, Airlangga menyebut untuk teknis waktu dan kedatangan vaksin untuk dosis ketiga semuanya disiapkan oleh Kementerian Kesehatan. Vaksin akan didatangkan dari Amerika, Jepang dan lainnya yang nantinya bisa digunakan untuk dosis ketiga serta dosis seterusnya.

“Nanti akan didorong oleh Menkes baik itu mengenai teknis waktu dan kedatangan daripada vaksin baru yang bisa dilakukan bantuan-bantuan dari Amerika, dari Jepang dan yang lain yang bisa digunakan untuk dosis ketiga kemudian lainnya,” ujarnya.

Vaksin Dosis Ketiga

Petugas medis menunjukkan jarum suntik dan vaksin Covid-19 di Puskesmas Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (9/2/2021). Kementerian Kesehatan memulai vaksinasi Sinovac untuk tenaga kesehatan di atas 60 tahun setelah BPOM mengeluarkan izin penggunaan vaksin untuk lansia. (Liputan6.com/Fery Pradolo)
Petugas medis menunjukkan jarum suntik dan vaksin Covid-19 di Puskesmas Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (9/2/2021). Kementerian Kesehatan memulai vaksinasi Sinovac untuk tenaga kesehatan di atas 60 tahun setelah BPOM mengeluarkan izin penggunaan vaksin untuk lansia. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menambahkan, bahwa vaksin dosis ketiga memang sudah disetujui oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga sebagai Ketua KCPEN.

“untuk kami pahami vaksinasi ketiga ini hanya kita berikan kepada nakes karena nakes kita bertemu setiap hari dengan virus yang tinggi sekali kadarnya mereka harus kita lindungi mati-matian agar mereka bisa konsentrasi bekerja,” ujarnya.

Disamping itu, Menkes juga sudah berdiskusi dengan BPOM dan Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional atau Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), dan sudah disetujui bahwa vaksin ketiga akan menggunakan vaksin moderna dari Amerika Serikat.

“Sudha menyetujui bahwa vaksin ketiga akan diberikan menggunakan vaksin moderna sehingga demikian bisa memberikan kekebalan yang maksimal terhadap variasi-variasi mutasi virus yang ada. Vaksin moderna ini akan datang di hari minggu dan diharapkan mulai minggu depan sudah kita mulai. Nanti detail pelaksanaannya bisa menindaklanjuti,” pungkasnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel