1.500 Polisi Amankan Pilkada Kota Jambi

Jambi (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Jambi mengerahkan sekitar 1.500 personel untuk mengamankan pelaksanaan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah setempat pada Juni mendatang.

"Sekitar 1.500 personel Polresta Jambi dibantu Polda Jambi dan TNI telah disiapkan dalam rangka pengamanan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi," kata Kepala Bidang Humas Polda Jambi AKBP Almansyah di Jambi, Jumat.

Saat ini, kata dia, tahapan pengamanan sudah mulai dilaksanakan di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jambi dan kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) setempat.

Selain itu, juga ada pengamanan melekat pada empat pasangan calon wali kota dan wakil wali kota setempat.

Tidak hanya personel kepolisian dan TNI, kata Almansyah, petugas linmas juga dilibatkan dalam pengamanan.

Pada Pilkada Kota Jambi, kata dia, ada sebanyak 1.339 tempat pemungutan suara (TPS) yang akan diamankan.

Almansyah juga mengatakan bahwa polres-polres tetangga, seperti Polres Muaro Jambi, Polres Batanghari, dan Polres Tanjung Jabung Timur, juga siap untuk membantu pengamanan pelaksanaan pilkada itu.

"Jika dibutuhkan, mereka siap mengerahkan personelnya untuk membantu pengamanan," katanya menegaskan.

Untuk mengamankan tahapan Pilkada Jambi, pihak kepolisian juga menggelar simulasi pengamanan pilkada yang dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama untuk mewujudkan pilkada damai. Kesepakatam ini ditandatangani oleh empat pasang calon wali kota dan wakil wali kota.

Simulasi pengamanan pilkada, kata dia, dimulai dari masa kampanye, pam masa tenang, masa pemilihan, perhitungan suara, hingga pelantikan.(rr)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.