1.564 Gardu Listrik di Jakarta dan Sekitarnya Masih Padam Akibat Banjir

Liputan6.com, Jakarta - PT PLN (Persero) mengumumkan, saat ini masih ada sekitar 1.564 gardu distribusi listrik di wilayah Jakarta dan sekitarnya yang dipadamkan menyusul genangan banjir akibat hujan deras sejak dini hari tadi.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, jumlah gardu yang tadinya dipadamkan mencapai 2.229 unit. Namun pihaknya kini telah kembali memfungsikan 638 unit gardu.

"Dari data yang ada tadi malam yang terdampak adalah 2.229 gardu distribusi, yang sudah menyala saat ini itu 638 gardu distribusi, yang terpaksa masih padam itu saat ini 1.564 gardu distribusi," jelas dia di Kantor PLN Unit Distribusi Jakarta Raya, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Zulkilfi menyampaikan, pemadaman sementara ini terpaksa dilakukan demi mengantisipasi hal yang tidak diinginkan selama air masih menggenangi wilayah di sekitar gardu tersebut.

"Jadi sekali lagi kami sangat terpaksa memadamkan listrik di beberapa lokasi terdampak. Saya minta semua teman-teman distribusi untuk terus siap sigap membantu seluruh warga dalam hal kelistrikan ini," seru dia.

 

Wilayah Jakarta

Pekerja memantau Gardu induk PLN Balaraja, Banten, Kamis (16/12). Pemasangan terafo tersebut diperuntukan untum perkuatan sistem kelistrikan Jakarta-Banten. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Ikhsan Asaad melaporkan, khusus di Jakarta masih ada sebanyak 834 unit gardu distribusi yang dipadamkan.

"Pada saat situasional dan teman-teman di lapangan terus melakukan patroli, kurang lebih 1.000 petugas kami di lapangan melakukan patroli. Jika dipastikan sudah aman, ada berita acara segera kita nyalakan," tuturnya.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Banten Doddy Pangaribuan menuturkan, sejak Selasa pagi total ada 74 gardu distribusi di Banten yang terdampak pemadaman sementara.

"Alhamdulillah 40 sudah berhasil kami normalkan, namun sisanya menunggu keamanan. Saat sudah siap dinyalakan kami akan sigap menyalakan. Ada 100 petugas kami yang terus melakukan patroli dan koordinasi dengan pihak RT/RW," ucapnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: