1.700 Usaha Waralaba Belum Terdaftar

Liputan6.com, Jakarta : Pertumbuhan usaha waralaba asing maupun lokal di Indonesia terbilang cukup pesat. Namun kesadaran untuk mendaftarkan usaha mereka masih belum optimal.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Srie Agustina, mengatakan jumlah total usaha waralaba sampai akhir 2012 mencapai 2.020 perusahaan, naik dari 2011 yang sebanyak 1.800 perusahaan.

"Namun sebanyak 1.700 diantaranya merupakan waralaba business opportunity alias BO yang belum mengantongi Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW)," kata dia, Jumat (15/2/2013). 

 

BO sendiri merupakan usaha baru (start up) yang memiliki ciri khas tidak mudah ditiru usaha lain, sehingga menjadi nilai tambah dari sisi daya saing.

Sementara dilihat dari porsi kepemilikan, Srie menambahkan, waralaba asing maupun lokal pada tahun lalu masing-masing mencatatkan pertumbuhan 6,2% dan 11,7%. 

 

"BO lokal kita di 2012 sebanyak 1.500 perusahaan. Sedangkan jumlah waralaba asing pun meningkat 2011 sebanyak 300 perusahaan menjadi 320 perusahaan," paparnya.    

 

Berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan, STPW sampai dengan Februari 2013 sudah diterbitkan sebanyak 191 STPW.

Terdiri dari 66 STPW pemberi waralaba berasal dari luar negeri, 2 STPW dari dalam negeri, 120 STPW penerima waralaba dari waralaba luar negeri serta 3 STPW lanjutan berasal dari waralaba luar negeri. (Fik/Nur)